Pemerintah Kota Bengkulu Siagakan Personel TRC 24 Jam untuk Antisipasi Bencana

Minggu, 24 Mei 2026, 13:02 WIB

KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) 24 jam guna merespons setiap laporan masyarakat terkait bencana, menyusul cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang saat malam kembali terjadi di wilayah kota itu sejak beberapa hari terakhir.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir luapan, hingga gelombang tinggi di pesisir pantai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, I Made Wardana, di Bengkulu, Minggu (24/5).

Ket. Foto: Kondisi sawah masyarakat di Bengkulu yang terendam banjir, Minggu (24/5/2026). — Sumber: ANTARA

Saat ini, kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, yang terjadi sehingga berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengurangi aktivitas di luar rumah, menghindari berteduh maupun memarkirkan kendaraan di bawah pohon besar dan papan reklame ketika hujan lebat serta angin kencang melanda, guna mengurangi risiko bencana saat cuaca buruk terjadi.

Sebab, kondisi tersebut dinilai berbahaya karena pohon maupun reklame berisiko tumbang sewaktu-waktu.

Kemudian, bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rendah dan bantaran sungai juga diminta lebih waspada terhadap potensi banjir luapan, serta dapat lebih aktif memantau debit air untuk mengantisipasi banjir kiriman yang bisa datang secara tiba-tiba.

Pihaknya juga mengimbau agar para nelayan dan pelaku wisata bahari untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca sebelum beraktivitas di laut, sebab gelombang tinggi yang dipicu cuaca ekstrem dinilai dapat membahayakan keselamatan.

"Nelayan dan pelaku wisata pantai kami minta terus memantau informasi cuaca dari BMKG Bengkulu sebelum melaut atau beraktivitas di kawasan pesisir. Informasi dari BMKG sanggat penting, untuk memastikan nelayan dapat menghindari cuaca buruk," ujar dia.

Selain itu masyarakat diminta segera melaporkan apabila terjadi bencana di lingkungan sekitar melalui layanan darurat maupun langsung menghubungi BPBD Kota Bengkulu, Call Center 112, atau organisasi perangkat daerah terkait lainnya agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu mengimbau warga, khususnya para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan lainnya.

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Provinsi Bengkulu masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang secara tidak merata di sejumlah daerah dalam tiga hari ke depan.

"Dalam tiga hari ke depan, wilayah Provinsi Bengkulu masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, karakteristik hujannya terjadi secara tidak merata dan hanya bersifat lokal di beberapa daerah tertentu," terang Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu Tri Widiarto.

Untuk itu masyarakat diminta agar terus memantau informasi cuaca resmi dari kanal digital BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem lebih dini.

Kondisi dinamika atmosfer di wilayah Bengkulu saat ini masih sangat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan, sehingga sejumlah daerah yang diperkirakan masih berpeluang diguyur hujan di Provinsi Bengkulu yaitu Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, hingga sebagian wilayah Kota Bengkulu.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.