Wisata Aman Jadi Prioritas, Kemenpar Siapkan Pelatihan untuk Pemandu Gunung dan Snorkeling
Kamis, 21 Mei 2026, 04:00 WIBJakarta - Kementerian Pariwisata menjadikan penguatan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan sebagai fondasi utama pariwisata berkualitas.
âIni pekerjaan rumah yang sangat relate dengan kita sebagai penyedia jasa wisata yaitu kita sebagai sumber daya manusianya," kata Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohamad Paham dalam Rakornas Pariwisata 2026 di Jakarta, Rabu (20/5).
Martini menyampaikan Kementerian Pariwisata telah menyiapkan berbagai modul pelatihan keselamatan wisata untuk aktivitas berisiko tinggi seperti wisata gunung, wisata tirta, arung jeram, hingga snorkeling.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi yang melibatkan seluruh pihak mulai dari asosiasi, akademisi, dan praktisi pariwisata, serta diperkuat melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi profesi.
Kementerian Pariwisata juga menjalankan program tugas pembantuan bagi pemandu wisata gunung dan wisata tirta dengan memberikan pelatihan keselamatan wisata kepada 30 peserta di 38 provinsi.
âKe-30 orang itu diharapkan dapat berbagi ilmunya ke orang lain,â katanya.
Dalam aspek pelayanan wisata, Kementerian Pariwisata juga telah menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang mencakup standar pelayanan wisatawan sejak tahap perencanaan perjalanan hingga kembali dari destinasi.
âDokumen ini bisa dimanfaatkan teman-teman tidak hanya pemerintah daerah setempat tapi juga akademisi, industri, dan profesi,â ujar Martini.
Dia melanjutkan bahwa kini pemerintah juga terus mempertajam arah pengembangan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) sebagai pusat unggulan pendidikan vokasi pariwisata dalam mencetak sumber daya manusia profesional dan berdaya saing global.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga sudah menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata telah menyusun lima program strategis untuk menghadapi tantangan di sektor pariwisata nasional. Salah satu dari program itu berkaitan dengan peningkatan keselamatan berwisata.
Dalam program peningkatan keselamatan berwisata akan difokuskan pada pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kesiap siagaan pelaku pariwisata dalam menghadapi berbagai risiko yang ada.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
Petugas Damkar Prancis Cedera di Tengah Berjibaku dengan Lahapan Api
-
Industri Perhotelan Indonesia Mulai Bangkit, Wisatawan Mancanegara Jadi Motor Utama
-
Penutupan latihan bela negara dan manajerial SPPI di Balikpapan
-
Kabar Baik, Mahasiswa KJMU Bisa Lanjut S2 dan S3 Pakai LPDP Jakarta, Simak Caranya!
-
Niger Tuduh Prancis di Balik Teror Bandara Niamey
-
Wujudkan Hunian Layak, TMMD Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Bedah 5 Rumah Warga di Parangjoro
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.