Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberdayaan UMKM Fokus Mengikuti Tren Pasar Gen Z

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Pemberdayaan UMKM Fokus Mengikuti Tren Pasar Gen Z Doc: ANTARA/Agus Suprayitno
Ket. Pelaku UMKM menjajakan produk unggulan saat mengikuti kegiatan bazar di Jambi, Selasa (19/5). Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen dalam memperkuat program pendampingan bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut.

KOTA JAMBI -- Pemerintah Kota Jambi memperkuat program pendampingan dalam upaya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan kualitas produk agar mampu naik kelas dan mengikuti perkembangan tren pasar saat ini didominasi kalangan generasi Z (Gen Z).

"Kami melakukan pendampingan terkait kapasitas pelaku UMKM maupun kualitas produk dengan melakukan akurasi," kata Kepala Bidang Kelembagaan, Pengawasan, dan Pemberdayaan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro Disnakerkopukm Kota Jambi Khairiansyah di Jambi, Selasa.

Pendampingan bagi pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan, fasilitasi produk hingga mengikutsertakan pelaku usaha dalam ajang bazar. 

"Pendampingan ini diberikan secara gratis khusus bagi anggota UMKM binaan Disnakerkopukm Kota Jambi," katanya.

Pihaknya melakukan pendekatan pendampingan secara kelompok agar pembinaan lebih efektif dan tepat sasaran.

Berdasarkan data Disnakerkopukm Kota Jambi tahun 2025, tercatat sebanyak 21 kelompok UMKM binaan dengan total 818 anggota, terdiri atas 11 kelompok UMKM kecamatan dan 10 kelompok UMKM mandiri berdasarkan domisili usaha maupun tempat tinggal.

Sementara pada 2026 terdapat sekitar 14 kelompok baru yang mendaftar sebagai UMKM binaan di Disnakerkopukm Kota Jambi. 

Pihaknya juga menargetkan sebanyak 200 hingga 300 anggota UMKM baru akan mendapatkan pendampingan pada tahun ini. 

Program tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM Kota Jambi naik kelas sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah.

Ia juga mengatakan akurasi produk menjadi faktor penting agar UMKM mampu membaca minat pasar.

Upaya itu agar tidak tertinggal dari perkembangan produk makanan kekinian yang mudah populer melalui promosi digital dan media sosial. 

Saat ini, kata dia, target pasar didominasi oleh Gen Z yang cenderung menyukai produk yang kekinian.

"Target pasar adalah Gen Z dan mereka menyukai makanan kekinian," kata Khairiansyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.