Menyusuri Sungai Brantas Mencari Warga yang Hanyut
Selasa, 19 Mei 2026, 22:47 WIBBlitar - Tim SAR gabungan mencari seorang warga yang dilaporkan hanyut saat mencari ikan di Sungai Brantas di Desa Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengemukakan upaya pencarian terhadap Isnaini (50), warga Dusun Dawuhan, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar yang diduga hanyut terus dilakukan.
"Kami mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Malang Raya untuk membantu pencarian bersama unsur potensi SAR lainnya,â ujarnya dalam keterangan yang diterima di Blitar, Selasa.
Ia menambahkan korban dilaporkan hanyut pada Senin (18/5). Tim kemudian mencari dan sampai saat ini belum ditemukan.
Tim SAR gabungan mengerahkan dua SRU (Search and Rescue Unit) air untuk menyisir aliran Sungai Brantas menggunakan perahu karet serta sejumlah peralatan water rescue.
Penyisiran dilakukan dari lokasi korban dilaporkan tenggelam, kemudian dilanjutkan hingga mencapai daerah Bendungan Serut, Kabupaten Blitar yang berjarak sekitar 4,6 kilometer.
Dalam proses pencarian tersebut, kedua SRU air melakukan manuver perahu karet di sejumlah titik yang dicurigai.
"Manuver dilakukan untuk menimbulkan gelombang air guna mengangkat benda-benda di dasar sungai, termasuk korban yang diduga masih berada di aliran sungai," kata dia.
Selain penyisiran melalui jalur air, tim SAR gabungan juga mengerahkan SRU darat untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik di sepanjang bantaran sungai.
Tim SAR gabungan juga turut menyebarkan informasi kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kejadian itu bermula ketika korban bersama sejumlah warga mencari ikan di tepi Sungai Brantas pada Senin siang. Aktivitas tersebut dilakukan setelah PLTU Jegu Wlingi Raya melaksanakan flushing.
Di tengah aktivitas itu, arus sungai menjadi deras dan menghanyutkan beberapa orang yang mencari ikan, termasuk korban. Dua warga lain, yakni Badi dan Yasmani, juga sempat terbawa arus. Namun, keduanya berhasil diselamatkan warga sekitar.
Namun korban hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian korban di Sungai Brantas.
Sementara itu, operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya tim rescue Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Blitar, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penyisiran Kali Bekasi untuk Mencari Korban Tenggelam
-
Deltras FC Bergerak di Bursa Transfer, Siap Tambah Amunisi Baru
-
RKPD Parigi Moutong 2027 Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
-
Damac Digital Topping Off Data Center JKT01 di Jakarta dengan Nilai Investasi Rp2,3 Triliun
-
Basarnas Makassar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Gowa
-
Evakuasi Jenazah yang Mengapung di Perairan Karimun
-
Evakuasi Jasad Korban Tenggelam di Sungai Rotan Sumsel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.