Sinner Juara Italian Open, Lengkapi Koleksi “Golden Masters”
Senin, 18 Mei 2026, 08:53 WIBROMA â Jannik Sinner menorehkan sejarah baru di tenis dunia setelah menjuarai Italian Open 2026 usai mengalahkan petenis Norwegia Casper Ruud dengan skor 6-4, 6-4 pada final yang berlangsung di Foro Italico, Senin (18/5) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut membuat petenis nomor satu dunia itu berhasil melengkapi koleksi seluruh sembilan gelar ATP Masters 1000 sepanjang kariernya. Sinner pun menjadi pemain kedua dalam sejarah setelah Novak Djokovic yang mampu meraih pencapaian prestisius bertajuk âGolden Mastersâ.
Bagi Sinner, gelar di Roma memiliki makna istimewa. Setelah gagal pada enam percobaan sebelumnya dan kalah dari Carlos Alcaraz di final tahun lalu, petenis berusia 24 tahun itu akhirnya mampu mengangkat trofi di depan publik sendiri.
Titel tersebut sekaligus menjadi gelar ATP Masters 1000 kelima Sinner sepanjang musim ini. Ia juga tercatat sebagai petenis Italia pertama yang memenangi nomor tunggal putra Italian Open sejak Adriano Panatta pada 1976.
Atmosfer kemenangan Italia semakin lengkap setelah beberapa jam sebelumnya pasangan Simone Bolelli dan Andrea Vavassori menjuarai nomor ganda putra usai menundukkan Marcel Granollers dan Horacio Zeballos dengan skor 7-6(8), 6-7(3), 10-3. Mereka menjadi pasangan Italia pertama yang merebut gelar ganda putra di Roma dalam 66 tahun terakhir.
âIni hari yang bersejarah karena kami memenangi nomor ganda dan tunggal,â ujar Sinner di hadapan ribuan pendukung yang memadati Foro Italico.
âTahun lalu Jasmine Paolini memenangkan nomor tunggal dan ganda putri. Kami terus menjaga momentum ini,â lanjutnya.
Dalam pertandingan final, Ruud sebenarnya tampil agresif di awal laga dan sempat unggul 2-0 setelah merebut break lebih dulu. Namun, Sinner segera bangkit dan membalas break tersebut.
Saat kedudukan imbang 4-4 pada set pertama, Sinner menunjukkan kelasnya lewat pukulan backhand tajam yang memaksa Ruud melakukan kesalahan. Petenis Italia itu kemudian merebut game penting untuk unggul 5-4 sebelum menutup set pertama.
Kepercayaan diri Sinner semakin meningkat pada set kedua. Ia langsung mematahkan servis Ruud di game pembuka dan mampu mempertahankan keunggulan hingga mencapai posisi 5-4.
Saat melakukan servis untuk gelar juara, Sinner memastikan kemenangan melalui pukulan forehand keras menyilang yang tidak mampu dijangkau Ruud. Petenis Norwegia itu hanya bisa terpaku menyaksikan bola meluncur deras ke sudut lapangan.
Kemenangan di Roma memperpanjang rekor kemenangan Sinner di level Masters menjadi 34 pertandingan beruntun. Dalam periode tersebut, ia sukses menjuarai turnamen di Paris, Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan kini Roma.
Hebatnya lagi, sejak April lalu Sinner sudah mengoleksi tiga gelar ATP 1000 di lapangan tanah liat. Catatan itu membuatnya kini dianggap sebagai favorit kuat untuk menjuarai Prancis Open bulan ini, satu-satunya turnamen Grand Slam yang belum pernah ia menangi.
âApa yang kamu lakukan tahun ini sulit dijelaskan dengan kata-kata,â ujar Ruud, finalis Prancis Open dua kali. âSelamat karena telah menciptakan sejarah untuk dirimu sendiri, untuk negaramu, dan untuk timmu.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
76 Indonesian Downhill 2026 Hadir Lebih Ekstrem dan Menantang
-
Hari Buku Nasional, Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata
-
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja.
-
Kepulauan Canary Menolak Rencana Pemerintah Spanyol yang Mengizinkan Kapal Pesiar Pusat Penyebaran Hantavirus untuk Berlabuh
-
DPRD DKI Jakarta Desak Penambahan CCTV untuk Berantas Premanisme
-
Lima Penyelam Italia Tewas di Dalam Gua Bawah Laut Maladewa
-
Jannik Sinner Siap Catatkan Career Grand Slam di Roland Garros
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.