Sempat Tertunda, Proyek Blok Tuna Hidup Lagi! Perusahaan Rusia Siap Gaspol Juni 2026
Jumat, 15 Mei 2026, 23:45 WIBKAZANâ Pemerintah terus mendorong peningkatan lifting minyak dan gas bumi untuk mencapai swasembada energi. Salah satu langkahnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot bertemu dengan manajemen perusahaan migas Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft, di sela Sidang Komisi Bersama ke-14 IndonesiaâRusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik di Kazan, Rusia.
Dalam pertemuan Rabu (13/5) waktu setempat, Zarubezhneft menyatakan siap melanjutkan proyek Blok Tuna pada Juni 2026. Proyek ini sempat tertunda setelah Premier Oil, anak usaha Harbour Energy yang menjadi mitra Zarubezhneft, mundur dari proyek.
âKami bertemu Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Mereka menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut bulan Juni depan. Pemerintah akan memberikan dukungan penuh,â ujar Yuliot usai pertemuan.
Zarubezhneft masuk ke Indonesia sejak 2020 dengan mengakuisisi 50% participating interest di Proyek Tuna, Laut Natuna, melalui anak usahanya ZN Asia Ltd. Pada pertemuan yang sama, perusahaan juga menyampaikan minat menggarap proyek migas lain di Indonesia. Fokusnya pada peningkatan produksi melalui teknologi Enhanced Oil Recovery dan reaktivasi sumur idle.
Ketertarikan Zarubezhneft tersebut telah masuk dalam dokumen Agreed Minutes SKB ke-14 RIâRusia. Pihak Rusia mencatat kesiapan JSC Zarubezhneft untuk memperluas kerja sama dengan mitra Indonesia, termasuk ikut dalam proyek baru bersama perusahaan migas nasional.
Pihak Rusia juga meminta dukungan pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan proses compliance bagi perusahaan yang dinominasikan Zarubezhneft, agar suplai minyak ke Indonesia bisa segera dijalankan.
- Bisnis Migas
- Kementerian ESDM
- proyek mangkrak
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Inggris Loloskan RUU Larangan Membeli Rokok untuk Warga Kelahiran Tahun 2009 Ke Atas
-
Sekjen PBB Sambut Baik Gencatan Senjata Lebanon-Israel, Dukung Upaya Damai
-
Ditemukan Juga di Tambang Batu Bara
-
Musim Tanah Liat Mulai Memanas
-
NTB Dikepung 108 Bencana dalam 3 Bulan! Kabupaten Bima Jadi yang Terparah, Ada Apa?
-
Emas Antam pada Senin Ini Turun Rp44.000 Menjadi Rp2,840 Juta/Gr
-
Empat Pekerja Proyek Tewas, Polisi Periksa Mandor dan Pemilik Gedung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.