Pemkab Kukar Perkuat Investasi Sektor Unggulan Lewat Komitmen RIRU Kaltim
Jumat, 15 Mei 2026, 04:00 WIBTenggarong, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim mengarahkan investasi ke sektor unggulan, meliputi industri, energi, pariwisata, dan berbagai kebutuhan penting sebagai daerah penyangga/mitra IKN, seperti pertanian dalam arti luas lewat Regional Investor Relation Unit (RIRU).
"Terkait dengan ini, pada Selasa, dua hari lalu, kami sudah melakukan penandatanganan komitmen kepala daerah dalam High Level Meeting (HLM) RIRU Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)," kata Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Kamis (14/5).
Setidaknya terdapat lima tujuan penandatangan komitmen ini, yakni menjalin sinergi antara Pemprov Kaltim, pemkab/pemkot, Bank Indonesia, dan instansi terkait, agar arah kebijakan, data, dan layanan investasi seragam, jelas, dan satu suara.
Selain itu, membangun satu pintu informasi dan fasilitasi agar menjadi gerbang resmi tempat investor dalam mendapatkan semua data potensi, regulasi, proyek, izin, dan dukungan di wilayah masing-masing.
Selain itu, meningkatkan daya tarik dan kepercayaan investor dengan menjamin kepastian hukum, kejelasan lahan, kemudahan izin, dan transparansi, guna menghilangkan keraguan bagi penanaman modal. terlebih Kukar merupakan mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), mempercepat realisasi investasi, yakni dengan promosi yang terarah, menyelesaikan hambatan secara cepat, hingga menyiapkan daftar proyek siap tawar (IPRO).
Selain itu, mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, yakni dengan mengarahkan investasi ke sektor unggulan guna menciptakan lapangan kerja sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Dalam penandatanganan berita acara tersebut terdapat 10 komitmen bersama, yakni meningkatkan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemangku kepentingan dalam upaya mempercepat realisasi investasi melalui peningkatan kinerja RIRU, menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) daerah, mendorong penyediaan lahan clear and clean sehingga lahan yang ada siap ditawarkan kepada calon investor.
Selain itu, mendukung pembangunan dan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pendukung investasi, meningkatkan pelayanan perizinan dan memperkuat kepastian hukum bagi pelaku usaha dan investor, mendorong peningkatan penyusunan kajian potensi investasi daerah, mendorong penyusunan dokumen proyek investasi lengkap.
Selain itu, meningkatkan promosi investasi yang efektif, melakukan optimalisasi pengawalan kepeminatan investasi, dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
"Terkait dengan 10 komitmen yang telah ditandatangani bersama dengan pihak terkait baik oleh provinsi maupun Bank Indonesia ini, Pemkab Kukar sangat mendukung dan segera melakukan tindakan lebih lanjut agar makin banyak investor yang masuk," ujar Aulia.
- Pemkab Kutai Kartanegara
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lebih Besar, Lebih Mantap, Pempek Kapal Selam Pilihan Porsi Maksimal
-
Hilirisasi Kayu Berkelanjutan: Indonesia Targetkan Posisi Hub Manufaktur Furnitur Global
-
Gandeng HIPMI, Pemkot Yogyakarta Siap Cetak Wirausahawan di Setiap Kampung
-
Film "Sinners" Puncaki Box Office Amerika Utara di Minggu Kedua
-
Anggota DPD: Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.