La Liga Spanyol: Arbeloa Desak Real Madrid Bermain Lebih Kolektif Usai Gagal Juara

Selasa, 12 Mei 2026, 00:10 WIB

BARCELONA, SPANYOL — Pelatih Alvaro Arbeloa menegaskan Real Madrid harus bermain lebih sebagai satu kesatuan tim, bukan sekadar mengandalkan kualitas individu, setelah kekalahan dari Barcelona memastikan rival abadi itu mempertahankan gelar La Liga.

Barcelona menundukkan Madrid 2-0 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin (11/5) dini hari WIB, sekaligus mengunci gelar liga secara beruntun dengan tiga pertandingan tersisa.

Ket. Foto: Alvaro Arbeloa. — Sumber: AFP

Arbeloa menilai timnya perlu melakukan perubahan mendasar dalam cara bermain jika ingin kembali kompetitif musim depan.

“Kami harus melangkah maju secara kolektif, memiliki ide yang jauh lebih jelas tentang apa yang ingin kami lakukan,” kata Arbeloa. “Kepentingan tim harus ditempatkan di atas individu. Talenta saja tidak cukup, kami harus punya identitas permainan yang jelas, dan bagi saya itu adalah titik awal.”

Mantan bek Madrid itu juga menyoroti banyaknya poin yang hilang dalam laga-laga yang seharusnya bisa dimenangkan Los Blancos sepanjang musim ini.

“Yang paling penting, kami harus belajar bahwa kami kehilangan terlalu banyak poin dalam pertandingan yang seharusnya tidak terjadi,” lanjutnya.

Sejak mendatangkan pemain bintang asal Prancis Kylian Mbappe pada musim panas 2024, Madrid dinilai belum menemukan keseimbangan permainan ketika sang penyerang dimainkan bersama Vinicius Junior dan Jude Bellingham.

Mbappe, yang menjadi pencetak gol terbanyak Madrid musim ini, absen dalam El Clasico akibat cedera paha. Kapten timnas Prancis itu juga sempat menuai kritik setelah diketahui berlibur ke Sardinia saat menjalani pemulihan cedera.

“Saya tentu berharap dia berada dalam kondisi 100 persen dan bisa bermain. Itu yang saya inginkan,” ujar Arbeloa.

Arbeloa mengaku memahami kekecewaan para pendukung Madrid setelah klub kembali menutup musim tanpa trofi utama untuk tahun kedua secara beruntun.

“Kami tidak bisa banyak bicara kepada fans, karena kami memahami frustrasi dan ketidakpuasan mereka terhadap musim ini,” katanya. “Yang bisa kami lakukan hanyalah bekerja keras, menatap masa depan, belajar dari semua kesalahan musim ini, dan memahami bahwa Real Madrid selalu mampu bangkit.”

Masa depan Arbeloa sendiri masih belum pasti. Pelatih asal Spanyol itu diperkirakan tidak akan bertahan musim depan, sementara nama mantan pelatih Madrid, Jose Mourinho, mulai dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Santiago Bernabeu.

“Kami akan berbicara dengan klub seperti biasa. Saat ini fokus saya adalah memastikan tim menutup musim dengan baik,” ujar Arbeloa. “Itu tujuan saya sekarang... dan setelah 24 atau 25 Mei nanti, baru kami akan melihat bagaimana masa depan.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.