Riset Kampus Didorong sesuai Kebutuhan Daerah
Senin, 11 Mei 2026, 03:17 WIBSURABAYA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyatakan pihaknya mendorong perguruan tinggi mengarahkan riset dan inovasi sesuai kebutuhan daerah.
âYang penting menjadi catatan, hasil-hasil riset dan inovasi itu perlu disesuaikan dengan kebutuhan di daerah masing-masing, sehingga apa yang diteliti dan dikembangkan kampus nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat,â ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto saat di Surabaya, Jawa Timur, kemarin.
Dalam kesempatan itu Mendiktisaintek membahas sejumlah isu strategis pendidikan tinggi, mulai dari pemerataan pendidikan, penguatan riset, hingga pengembangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Menurut dia, tantangan pemerataan pendidikan di Indonesia masih berkaitan erat dengan kondisi ekonomi masyarakat. Sementara terkait riset, ia menegaskan anggaran riset nasional tidak mengalami penurunan.
âDana riset sebenarnya tidak turun. Yang daftar naik tiga sampai empat kali lipat dan ada honor 25 persen. Jadi jumlahnya tidak turun, justru bertambah. Namun persaingannya menjadi lebih ketat,â ujar Mendiktisaintek Brian.
Ia juga menyinggung kebijakan penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dibatasi hingga maksimal 30 Juli, sehingga PTS memiliki kesempatan membuka pendaftaran lebih panjang hingga September atau awal Oktober.
Selain itu Mendiktisaintek Brian menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan kampus.
Penguatan PTS
Usai agenda bincang pagi Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) Prof Mundakir menyambut baik kebijakan pemerintah terkait penguatan PTS melalui penguatan kurikulum, transformasi digital, serta dukungan terhadap riset dan inovasi.
âSaya kira ini bagian dari perwujudan Kampus Berdampak. Kami mendukung program tersebut dengan mengarahkan riset-riset kampus pada kebermanfaatan di lingkungan sekitar,â ujarnya.
Ia mencontohkan kerja sama Umsura dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam pemanfaatan panel surya untuk rumah pompa air sebagai bentuk kontribusi kampus kepada masyarakat. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jadwal Pekan 23 Super League: Saksikan! Pertandingan Tim-tim Kebanggaan Setiap Hari Sepekan Penuh
-
Panglima TNI Resmi Lantik 796 Perwira Prajurit Karier Reguler dan Progsus TA 2026
-
Libur Lebaran 2026, Wisatawan Serbu Taman Mini Indonesia Indah
-
KPK Panggil Budi Karya Sumadi dalam Kasus Dugaan Suap DJKA Kemenhub
-
Harga Emas Antam Selasa (17/2) Pagi Ini Kini di Angka Rp2,918 Juta/Gr
-
Marc Marquez Tempati Urutan Keenam di Latihan Bebas Pertama MotoGP Thailand
-
Pemkab Gorontalo Tanggung Biaya Kepesertaan 12.000 PBI JKN yang Dinonaktifkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.