Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasutri Hilang Terseret Arus Sungai, Sang Istri Belum DItemukan

📅 Senin, 11 Mei 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Pasutri Hilang Terseret Arus Sungai, Sang Istri Belum DItemukan Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar.
Ket. Personel Basarnas Makassar menggali informasi dengan keluarga korban di rumah duka terkait peristiwa yang menimpa kedua korban.

GOWA -- Basarnas Kelas A Makassar bersama-sama warga mencari korban banjir Lami Daeng Ngngi (57), yang merupakan isteri dari korban meninggal Kamaruddin (58), karena pasangan suami isteri (pasutri) sama-sama terseret banjir di sungai saat hujan deras, pada Sabtu (9/5).  

Pasutri Kamaruddin dan Lami Daeng Ngungi dilaporkan terseret arus deras di Sungai Buakkang, Kaluarrang, Desa Buakkang Kecamatan Bungayya Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Warga menemukan korban Kamuddin di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia dalam kondisi terlilit jala ikan. Diduga kuat ia terseret arus deras saat sedang menebar jala," kata Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Arif Anwar, Senin.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata dia, awalnya kedua korban pergi ke sungai Buakkang, Dusun Kaluarrang untuk menjala ikan pada Sabtu (9/5) saat itu kondisi cuaca mendung.

Namun belakangan, perubahan cuaca di hulu sungai itu mengalami hujan deras sehingga memicu debit air meningkat, dan menimbulkan arus kuat secara mendadak menuju sungai tersebut hingga diduga menerjang kedua korban tersebut.

Menurut dia, upaya pencarian warga saat itu sekitar lokasi tersebut dilakukan hingga menemukan jasad korban pertama Kamaruddin dalam kondisi tewas, sedangkan istrinya Lami Daeng Ngungi belum ditemukan hingga saat ini.

Atas kejadian itu, warga melaporkan ke tim pencarian Basarnas, dan menanggapi permintaan bantuan dari warga dan pemerintah setempat, Basarnas Makassar menerjunkan tim rescue Makassar untuk mempercepat proses pencarian.

"Fokus kami menyisir aliran Sungai Buakkang untuk menemukan korban yang kedua. Selain penyisiran di permukaan, kami juga menginstruksikan tim untuk melakukan penyelaman di lokasi yang dicurigai atau titik-titik dalam di mana korban kemungkinan tersangkut," kata Arif.

Pihak Basarnas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di area sungai, terutama saat intensitas hujan di wilayah hulu sedang tinggi guna menghindari kejadian serupa.

Sejauh ini Operasi SAR masih terus berlangsung mencari korban dengan melibatkan personel gabungan dari Basarnas, Kepolisian, maupun relawan setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.