Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program MBG di Papua Pegunungan Makin Meluas, BGN Sebut 14 Dapur Sudah Aktif Beroperasi

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program MBG di Papua Pegunungan Makin Meluas, BGN Sebut 14 Dapur Sudah Aktif Beroperasi Doc: Antara
Ket. Koordinator Regional BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (10/5).

Wamena - Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Pegunungan memastikan saat ini terdapat 14 dapur Makan Bergizi Gratis atau MBG telah beroperasi di daerah setempat.

"Masyarakat perlu ketahui saat ini terdapat enam dapur MBG di Kabupaten Lanny Jaya, dua dapur di Kabupaten Yahukimo dan enam dapur di Kabupaten Jayawijaya," kata Koordinator Regional BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama di Wamena, Minggu (10/5).

Menurut dia, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah baik provinsi dan delapan kabupaten terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah dapur MBG atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Papua Pegunungan.

"Kami terus bergerak untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan gubernur, wakil gubernur, bupati dan wakil bupati terkait percepatan pembangunan SPPG dalam mendorong suksesnya program MBG di Papua Pegunungan," ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini pihaknya dibantu oleh Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dalam mempercepat program MBG di Papua Pegunungan.

"Kami saat ini tidak bekerja sendiri, tetapi mendapat dukungan dari Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Bapak Velix V Wanggai untuk bagaimana dapat percepat program MBG di Papua Pegunungan," katanya.

Dia menjelaskan MBG merupakan program unggulan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk mempersiapkan generasi emas anak-anak Indonesia pada tahun 2045.

"Kami berharap program ini terus berjalan di Papua Pegunungan untuk membentuk generasi muda yang baik dan berkualitas dengan makanan-makanan bergizi yang disediakan oleh negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.