Trump Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari antara Russia dan Ukraina

Sabtu, 09 Mei 2026, 05:35 WIB

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari dalam perang antara Russia dan Ukraina mulai tanggal 9 hingga 11 Mei.

Dari The Guardian, ia mengatakan di media sosial bahwa gencatan senjata akan mencakup penghentian semua "aktivitas kinetik" dan pertukaran 1.000 tahanan dari masing-masing negara.

Ket. Foto: Presiden AS mengatakan di Truth Social bahwa gencatan senjata akan mencakup penghentian semua 'aktivitas kinetik' dan pertukaran tahanan. — Sumber: Istimewa

“Semoga ini adalah awal dari akhir perang yang sangat panjang, mematikan, dan sengit,” ujar Trump dalam unggahan Truth Social-nya: menambahkan bahwa ada kemajuan terus-menerus dalam pembicaraan untuk mengakhiri konflik tersebut.

Sebelumnya, Russia telah mengumumkan gencatan senjata sepihak selama dua hari untuk memperingati Hari Kemenangan Perang Dunia Kedua pada 9 Mei, Sabtu lalu. Ukraina sebelumnya mengatakan bahwa mereka juga telah menawarkan gencatan senjata, tetapi hal itu diabaikan oleh Moskow.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengkonfirmasi pengumuman Trump dan pertukaran tahanan pada Jumat malam, menulis di Telegram: “Kami menerima persetujuan Russia untuk melakukan pertukaran tahanan dalam format 1.000 banding 1.000. Rezim gencatan senjata juga harus ditetapkan pada tanggal 9, 10, dan 11 Mei.”

Zelenskyy kemudian menulis di X: “Dalam beberapa hari terakhir, telah banyak seruan dan sinyal mengenai persiapan untuk besok di Moskow sehubungan dengan sanksi jangka panjang kami terhadap Ukraina. Prinsip simetri dalam tindakan kami sudah dikenal luas dan telah dikomunikasikan dengan jelas kepada pihak Rusia.

“Argumen tambahan bagi Ukraina dalam menentukan posisi kami selalu adalah penyelesaian salah satu isu kemanusiaan utama perang ini – yaitu, pembebasan tawanan perang. Lapangan Merah kurang penting bagi kami dibandingkan nyawa tawanan Ukraina yang dapat dipulangkan.”

Ia menambahkan: “Saya berterima kasih kepada presiden Amerika Serikat dan timnya atas keterlibatan diplomatik mereka yang produktif. Kami berharap Amerika Serikat akan memastikan bahwa pihak Rusia memenuhi perjanjian-perjanjian ini.”

Sebelumnya, Ukraina belum pernah menyatakan akan mematuhi seruan Moskow untuk menghentikan sementara serangan, dan mengecam Putin karena hanya ingin menghentikan pertempuran agar ia dapat menggelar parade militer tahunan pada hari Sabtu di Lapangan Merah .

Kyiv mengatakan Moskow telah mengabaikan proposal Ukraina untuk menghentikan pertempuran awal pekan ini – sebuah tawaran balasan untuk gencatan senjata jangka pendek. Zelenskyy menganggapnya sebagai ujian apakah Kremlin serius dalam memberikan jeda singkat dalam perang empat tahun tersebut.

Russia telah mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran ke jantung Kyiv jika Ukraina mengganggu parade Hari Kemenangan, dan berulang kali mendesak para diplomat asing untuk meninggalkan ibu kota Ukraina sebelum acara tersebut dimulai.

Moskow dan Kyiv sama-sama saling menuduh melanggar gencatan senjata sebelumnya yang telah mereka deklarasikan secara terpisah.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.