Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Asa Ekonomi Penjual Hewan Kurban di Bandung Barat

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 14:37 WIB | Oleh:

“Tahun kemarin cuma 250 ekor yang terjual, tahun ini mudah-mudahan bisa sampai 300 bahkan 400 ekor,” katanya penuh optimistis.

Pria yang telah menekuni usaha ternak sejak 1982 itu mengakui pasar hewan kurban mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, ia tetap percaya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban akan selalu ada dan tetap menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

“Paling ramai itu tahun 98-an sampai 2015, setelah itu terus menurun. Mudah-mudahan tahun ini ada peningkatan penjualan domba,” katanya.

Dampak bagi peternak sapi

Dampak meningkatnya kebutuhan hewan kurban juga mulai dirasakan para peternak sapi di Kabupaten Bandung Barat.

Di sejumlah peternakan, sapi kurban mulai banyak diburu pembeli meski harga tahun ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satunya dirasakan peternak sapi Entang Sukandi yang berasal Kampung Babakan Cinta, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua.

Ia menyiapkan sekitar 300 ekor sapi untuk kebutuhan kurban Idul Adha 1447 Hijriah dengan berbagai ukuran.

“Kalau saya stok tahun ini ada sekitar 300 ekor untuk kurban. Targetnya yang terjual itu minimal sama kayak tahun kemarin 250 ekor,” kata Entang.

Menurut dia, hingga awal Mei 2026 sebanyak 240 ekor sapi telah dipesan pembeli dari wilayah Bandung Raya hingga luar daerah seperti Karawang, Bogor, dan Tasikmalaya.

“Sampai sekarang sudah 240 ekor yang booking. Masih ada waktu sampai hari H nanti,” katanya.

Entang mengatakan harga sapi kurban tahun ini mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibanding tahun lalu, dipicu naiknya harga sapi impor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.