Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intensitas Hujan Tinggi 3 Hari ke Depan, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Banjir Longsor

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 07:47 WIB | Oleh:
Intensitas Hujan Tinggi 3 Hari ke Depan, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Banjir Longsor Doc: ANTARA
Ket. Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat hujan dengan intensitas tinggi selama tiga hari ke depan harus diwaspadai masyarakat di seluruh wilayah Cianjur karena berpotensi terjadi bencana alam.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Kamis, mengatakan berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Cianjur masih diguyur hujan selama beberapa hari ke depan.

Tingginya curah hujan dapat meningkatkan potensi bencana alam di sejumlah wilayah seperti banjir, longsor, dan pergeseran tanah yang masih terjadi di sejumlah kecamatan terutama di wilayah utara dan selatan Cianjur.

"Sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah bencana alam tertinggi di Jabar, sehingga perlu diwaspadai seluruh masyarakat, terutama wilayah yang rawan terjadi bencana seperti Cipanas, Mande, Cibeber, dan sebagian besar wilayah selatan," katanya.

Potensi tanah longsor menutup akses jalan di wilayah selatan mulai dari Kecamatan Campaka hingga Naringgul cukup tinggi, sehingga harus diwaspadai terutama pengguna jalan dan masyarakat sekitar, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan serta Relawan Tangguh Bencana (Retana) di seluruh desa dan kecamatan di Cianjur, guna meningkatkan pengawasan dan pelaporan serta penanganan cepat ketika terjadi bencana.

Termasuk dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, provinsi dan pusat guna menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan guna penanganan cepat ketika terjadi bencana terutama di jalur utama mulai dari kawasan Puncak hingga Naringgul.

"Kami berharap tidak ada bencana besar melanda Cianjur, namun kesiapsiagaan dan kewaspadaan harus tetap ditingkatkan selama cuaca ekstrem masih melanda," katanya.

Dia menambahkan, masyarakat juga diminta untuk jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana, segera mengungsi ketika hujan turun deras terutama saat petang dan malam hari guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.