Selamat Tinggal Banjir Rob, 21 Warga Karawang Akhirnya 'Pindah Nasib' ke Rumah Baru
Kamis, 07 Mei 2026, 03:05 WIBKARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, resmi menyerahkan 21 unit rumah relokasi bagi warga yang menjadi korban abrasi dan banjir rob di wilayah pesisir utara. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, secara simbolis menyerahkan kunci hunian baru tersebut di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, pada Rabu (6/5).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah untuk memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak, sekaligus menjauhkan masyarakat dari ancaman bencana alam yang terus berulang di kawasan pesisir.
Ia menyampaikan, program bantuan rumah bagi warga terdampak abrasi dan banjir rob ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan kepastian tempat tinggal bagi warganya.
"Ini adalah komitmen kami untuk memastikan warga terdampak abrasi dan banjir rob tetap mendapatkan hunian yang layak dan aman," katanya.
Pemerintah Kabupaten Karawang sejak beberapa tahun terakhir telah merelokasi warga terdampak abrasi dan banjir rob dibangunkan rumah yang layak untuk mereka. Kali ini terdapat 21 rumah yang rampung dibangun.
Menurut bupati, bantuan perbaikan rumah ini bukan hanya soal pembangunan fisik. Tetapi juga sebagai upaya menjaga keselamatan warga dari ancaman bencana yang terus berulang.
âKami tidak ingin masyarakat terus hidup dalam kekhawatiran akibat abrasi dan banjir rob. Jadi mereka direlokasi dan dibangun rumah baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik," katanya.
Bupati Aep berharap agar para penerima manfaat dapat menjaga dan merawat rumah yang telah diberikan, sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Karawang, Asep Hazar, menyampaikan pembangunan rumah bagi warga terdampak abrasi di Desa Cemarajaya telah direalisasikan sesuai perencanaan dengan total 21 unit hunian.
Sebelumnya Pemkab Karawang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,96 miliar untuk pembangunan 21 rumah warga yang terdampak abrasi dan banjir rob di wilayah pesisir utara Karawang.
Menurut dia, pembangunan puluhan rumah tersebut telah dilaksanakan sejak setahun lalu, dengan proses dimulai pada Agustus hingga Desember 2025 dan ditargetkan selesai tepat waktu agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga.
"Alhamdulillah seluruh unit telah rampung. Kunci rumahnya sudah diserahkan ke penerima manfaat, dan kini bisa langsung ditempati," kata dia.
- relokasi warga
- bupati karawang
- banjir rob
- aep syaepuloh
- abrasi karawang
- desa cemarajaya
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kondisi Tol Cipali Ramai Lancar pada Musim Libur Natal dan Tahun Baru
-
Tambak terdampak banjir rob di Medan
-
Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Sejumlah Pesisir di Indonesia
-
Masalah Tata Ruang Sering Jadi Kendala, HKI: Tahun 2026 Harus Menjadi Fokus Lintas Kementerian
-
Jepang 'Kepincut' Maluku, Dari Ikan Hingga Blok Masela, Negeri Sakura Siap Kucurkan Investasi Besar
-
Berisiko Tinggi Terjadi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Tutup Pelintasan Liar di Nganjuk
-
Banjir Rob Merambah Hingga ke Kawasan Dermaga Marina Ancol
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.