Kemenhan RI Akuisisi 12 Drone Tempur Siluman Kizilelma Turki

Kamis, 07 Mei 2026, 16:29 WIB

ISTANBUL - Kementrian Pertahanan telah menandatangani kontrak dengan Turki untuk pasokan 12 unit drone tempur Bayraktar KIZILELMA dengan pasokan yang ditargetkan dimulai pada tahun 2028.

Dari Defense Mirror, perjanjian yang ditandatangani di Saha Expo di Istanbul Rabu (6/5), mencakup opsi untuk tambahan 4 unit.

Ket. Foto: Sistem radar KIZILELMA dapat mendeteksi dan menembak jatuh target, memiliki formasi otonom AI dan operasi armada cerdas. Drone ini tidak bergantung pada kendali darat untuk akuisisi target, terbang ke titik optimal, dan melepaskan rudalnya. — Sumber: Istimewa

Haluk BAYRAKTAR dari Baykar menyatakan, “Kami telah menandatangani perjanjian ekspor pertama kami untuk Bayraktar KIZILELMA dengan Indonesia. Berdasarkan perjanjian tersebut, pengiriman armada 12 drone Bayraktar KIZILELMA akan dilakukan.  Produksi ditargetkan dimulai pada tahun 2028. Perjanjian tersebut juga mencakup opsi untuk tambahan 4 armada.

Perjanjian tersebut tidak hanya mencakup pasokan sistem, tetapi juga pendirian pusat produksi dan pemeliharaan lokal di Indonesia untuk perawatan dan pemeliharaan.

Indonesia sebelumnya telah menandatangani kontrak untuk Bayraktar AKINCI dan Bayraktar TB2. KIZILELMA menjadi jenis UAV ketiga yang diekspor ke negara tersebut.

Dengan percepatan aktivitas produksi serial pada tahun 2026, Bayraktar KIZILELMA diharapkan memainkan peran penting dalam proses modernisasi Angkatan Udara Indonesia berdasarkan kontrak ini.

Perjanjian tersebut tidak hanya mencakup pasokan produk, tetapi juga integrasi ekosistem teknologi antara kedua negara. PT Republik Aero Dirgantara akan menawarkan drone tersebut di pasar Asia Tenggara.

Bayraktar KIZILELMA dibedakan oleh visibilitas radar yang rendah dan kemampuan manuver yang tinggi.  Dengan berat lepas landas maksimum 8,5 ton dan kapasitas muatan 1,5 ton, pesawat ini mempertahankan karakteristik "siluman" berkat kemampuannya membawa amunisi internal.

KIZILELMA dapat mendeteksi target menggunakan sistem radarnya sendiri (AESA) dan menembak jatuh target tersebut dengan rudal udara-ke-udara buatan dalam negeri. Dengan penerbangan formasi otonom bertenaga AI dan operasi armada cerdas, drone ini tidak bergantung pada kendali darat untuk akuisisi target, terbang ke titik optimal, dan melepaskan rudalnya.

Keunggulan Kızılelma

Bayraktar Kızılelma adalah drone tempur jet buatan Turki yang dianggap cukup revolusioner karena menggabungkan kemampuan drone dengan karakteristik pesawat tempur modern.

1. Desain low observable / semi-stealth

Bentuk bodinya dibuat untuk mengurangi pantulan radar (low radar cross section), sehingga lebih sulit dideteksi dibanding drone biasa.

2. Menggunakan mesin jet (lebih cepat)

Berbeda dari drone populer seperti TB2 yang memakai baling-baling, Kızılelma memakai mesin turbofan jet:

kecepatan maksimum sekitar Mach 0.9

versi masa depan direncanakan bisa supersonik. Ini membuatnya lebih cocok untuk: dogfight udara, serangan cepat, dan

penetrasi wilayah pertahanan lawan

  • Drone Tempur Kizilelma

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.