Jelang Hari Raya Waisak 2026, Umat Buddha Kerja Bakti di Sejumlah Taman Makam Pahlawan

Senin, 04 Mei 2026, 10:00 WIB

JAKARTA – Umat Buddha membersihkan Taman Makam Pahlawan (TMP) di berbagai daerah di Indonesia, Minggu (3/5). Ungkapan terima kasih atas jasa besar para pahlawan bangsa.

Kegiatan yang diinisiasi Ditjen Bimbingan Masyarakat Buddha (Bimas Buddha) Kementerian Agama ini mengambil lokus di TMP Nasional Utama Kalibata.

Ket. Foto: Umat Buddha kerja bakti di TMP Kalibata — Sumber: Kemenag RI

Hadir dalam kegiataan tersebut Dirjen Bimas Buddha Supriyadi, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, pimpinan dan ketua majelis agama Buddha, Ketua DPD Perwakilan Magabudhi DKI Jakarta, perwakilan Persaudaraan Muda-mudi vihara-vihara Buddhis Indonesia, serta perwakilan TNI dan Polri.

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Vesakha Sananda, yaitu gerakan kebajikan dalam menyambut Waisak yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara. Puncak peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era jatuh pada tanggal 31 Mei 2026.

“Kami di Ditjen Bimas Buddha mengajak seluruh komponen umat Buddha mengisi Waisak dengan kegiatan berdampak nyata. Ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi karya bakti berkelanjutan yang tak lekang oleh waktu,” ujarnya di Kalibata, Minggu (3/5), sepertddi disiarkan di laman resmi Kementerian Agama RI.

Supriyadi menekankan karya bakti ini menjadi sarana menanamkan nilai perjuangan kepada generasi penerus. Perjuangan para pahlawan tidak dapat diukur. Nilai-nilanya harus ditanamkan kepada anak-anak cucu agar mereka memahami perjuangan para pahlawan kemerdekaan. “Kita semua berkewajiban untuk meneruskan perjuangan para pahlawan itu,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Nyoman Suriadarma, memimpin kegiatan serupa di TMP Taruna, Kota Tangerang. Nyoman mengajak peserta melaksanakan karya bakti dengan semangat ketulusan, membersihkan makam pahlawan, dan mendoakan para pejuang yang telah mendahului. Ia juga mengimbau agar semangat itu diwujudkan dalam karya nyata dan upaya menjaga kerukunan antarwarga bangsa.

“Dengan semangat berkarya masing‑masing, dan menjaga kerukunan harmoni sesama anak bangsa,” katanya.

Di lokasi lain, termasuk di Tugu Makam Pahlawan Patriot Bangsa Bekasi dan daerah lainnya juga dilaksanakan bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan, peletakan karangan bunga dan tabur bunga sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan.

Melalui gerakan Vesakha Sananda, Ditjen Bimas Buddha berharap perayaan Waisak tidak hanya dipahami secara ritual, tetapi juga diaktualisasikan melalui aksi nyata yang menumbuhkan cinta tanah air, bangsa, dan negara, serta meneladani semangat juang para pahlawan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.