Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BTN dan IDM Berkolaborasi Majukan Pariwisata Indonesia

📅 Senin, 04 Mei 2026, 10:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
BTN dan IDM Berkolaborasi Majukan Pariwisata Indonesia Doc: BTN
Ket. Dirut BTN Nixon LP Napitupulu (kanan) dan Dirut IDM Febrina Intan memperlihatkan naskah MoU pengembangan sektor pariwisata nasional melalui integrasi layanan keuangan dan digital di Lapangan Garuda, Kompleks Candi Prambanan, Kamis (30/4).

YOGYAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berkolaborasi dengan InJourney Destination Management (IDM) mengembangkan sektor pariwisata nasional melalui kolaborasi strategis berbasis layanan keuangan dan digital. 

Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau InJourney Destination Management (IDM) di Lapangan Garuda, Kompleks Candi Prambanan, Kamis (30/4).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Direktur Utama IDM Febrina Intan. Kerja sama ini menjadi langkah strategis BTN dalam menghadirkan ekosistem pariwisata yang terintegrasi. Sekaligus, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis warisan budaya.

"Kemajuan pariwisata menjadi indikator penting kemajuan sebuah negara. Karena itu, Indonesia menempatkan pengembangan industri pariwisata sebagai prioritas utama," ungkap Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu.

Nixon menegaskan, keterlibatan BTN di sektor pariwisata merupakan bagian dari komitmen jangka panjang. Dalam beberapa tahun terakhir, BTN aktif mendukung berbagai aktivitas budaya di destinasi yang dikelola IDM, seperti Swara Prambanan dan Pasar Medang.

"Pariwisata dan budaya adalah katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen BTN dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan pelaku ekonomi lokal, termasuk seniman dan UMKM," jelas Nixon.

Melalui kerja sama ini, BTN juga memperluas implementasi layanan keuangan dan inovasi digital di kawasan destinasi. Layanan tersebut mencakup kemudahan transaksi bagi pengunjung dan pelaku usaha di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Menurut Nixon, tingginya jumlah kunjungan di destinasi seperti TMII, Candi Borobudur, dan Prambanan menjadi peluang untuk menghadirkan sistem transaksi yang lebih efisien dan modern. Digitalisasi yang dikembangkan mencakup pembelian tiket, layanan makanan dan minuman (F&B), hingga berbagai aktivitas wisata dalam satu ekosistem terintegrasi.

Didukung lebih dari 7 juta nasabah dan 4 juta pengguna Bale by BTN, perseroan menargetkan perluasan basis nasabah. Terutama dari segmen generasi muda dan keluarga. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi pelaku UMKM serta masyarakat di sekitar destinasi.

Selain digitalisasi, BTN juga terus menyalurkan pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur pariwisata. Mulai dari hotel, fasilitas wisata, transportasi, hingga pemberdayaan UMKM. Sebelumnya, BTN telah menjalin kemitraan dengan berbagai pelaku industri seperti Ancol dan Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI).

"Harapannya, kolaborasi ini mampu mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan memperkuat industri pariwisata nasional secara berkelanjutan," terang Nixon.

Sementara itu, Direktur Utama IDM Febrina Intan menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara sektor jasa keuangan dan pengelola destinasi. Kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan pengalaman wisata berkelas dunia di kawasan Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, serta TMII.

"Ini merupakan wujud orkestrasi antar-BUMN untuk memperkuat positioning Indonesia sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia, sekaligus membangun ekosistem pengalaman yang utuh dan bermakna," jelas Febrina.

Kerja sama BTN dan IDM mencakup pengembangan berbagai program berbasis intellectual property (IP) di kawasan destinasi, termasuk kegiatan yang menyasar generasi muda seperti Festival Lampion dan Move at the Temple. Selain itu, kolaborasi juga mendukung atraksi budaya rutin seperti Ramayana Ballet Prambanan, pertunjukan Roro Jonggrang, dan Shinta Obong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Merah Tem...

Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Yaman

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Serukan Deeskala...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.