Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalbar Cetak Rekor MURI: Belasan Ribu Porsi Lontong Khas Sukadana Disajikan, Angkat Kuliner Lokal

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalbar Cetak Rekor MURI: Belasan Ribu Porsi Lontong Khas Sukadana Disajikan, Angkat Kuliner Lokal Doc: ANTARA/Rendra Oxtora.
Ket. Gubernur Kalbar Ria Norsan di dampingi Founder Kalbar Food Festival, Edy Hartono menerima rekor MURI untuk penyajian 12.000 porsi lontong khas Sukadana.

PONTIANAK – Mempromosikan kekayaan kuliner lokal bukan hanya soal memperkenalkan cita rasa, tetapi juga strategi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan memperkuat identitas daerah.

Dengan dukungan branding, standardisasi kualitas, serta integrasi ke sektor pariwisata, kuliner lokal dapat menjadi motor penggerak UMKM sekaligus memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun global.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memecahkan rekor MURI penyajian 12.000 porsi lontong khas Sukadana pada pembukaan Festival Pangan Kalbar Ke-7 yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa Ke-6 di halaman Ayani Megamall Kota Pontianak.

"Ini bukan hanya tentang rekor, tetapi bagaimana kita menunjukkan kepada dunia bahwa Kalimantan Barat memiliki kekayaan kuliner dan budaya yang luar biasa. Lontong Sukadana hari ini menjadi simbol kebersamaan dan identitas kita," kata Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dalam pembukaan Kalbar Food Festival Ke-7 yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa Ke-6 di halaman Ayani Megamall, Pontianak, Minggu.

Ria Norsan mengatakan capaian tersebut bukan sekadar pemecahan rekor, melainkan bentuk nyata kolaborasi masyarakat dalam mempromosikan kekayaan kuliner lokal ke tingkat nasional dan global.

Ia menjelaskan upaya penyajian ribuan porsi lontong tersebut juga ditujukan sebagai sarana promosi efektif untuk memperkenalkan kuliner khas daerah kepada khalayak luas, sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah arus globalisasi.

Festival yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 itu menampilkan berbagai kegiatan, mulai dari pemilihan duta kuliner, pertunjukan musik, peragaan busana, peluncuran tenun, lomba tari, hingga kompetisi memasak. Ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turut ambil bagian dengan membuka stan kuliner khas Kalimantan Barat.

Menurut Norsan, Kalbar Food Festival menjadi wadah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan masyarakat.

"Pemerintah provinsi akan terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, baik dari sisi pembinaan, akses permodalan, hingga perluasan pasar. Kita ingin UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global," tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas, higienitas, serta inovasi dalam pengembangan produk kuliner tanpa meninggalkan cita rasa autentik daerah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi dalam pemberdayaan keluarga dan pengembangan pangan lokal.

"Kegiatan ini sangat strategis untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga," katanya.

Ia menambahkan kehadiran juara MasterChef Indonesia Season 13, Stephanie Meyerson, diharapkan dapat menginspirasi masyarakat dalam mengolah pangan lokal menjadi produk yang lebih modern dan bernilai jual tinggi.

Founder Kalbar Food Festival, Edy Hartono, mengatakan penyelenggaraan tahun ketujuh ini merupakan hasil konsistensi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mengangkat potensi kuliner daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Zverev Nomor Satu Dunia
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.