Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Garuda Dongkrak Penerimaan di Kampus Global Hingga 150 Persen

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 15:33 WIB | Oleh:
Sekolah Garuda Dongkrak Penerimaan di Kampus Global Hingga 150 Persen Doc: ANTARA/HO-Kemdiktisaintek
Ket. Kemdiktisaintek menggelar Tes Tahap II Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Unggul Garuda Baru di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026).

Jakarta -- Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi berhasil meningkatkan penerimaan mahasiswa asal Indonesia di 100 kampus peringkat teratas dunia hingga 150 persen.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu mengungkapkan jumlah siswa-siswi yang mendapatkan surat penerimaan resmi (LoA) dari kampus top dunia per 24 April 2026 adalah sebanyak 330 orang.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 150 persen dibandingkan periode 2025 yang tercatat sebanyak 132 siswa.

"Kemungkinan besar akan bertambah karena masih ada top university seperti Tsinghua yang belum mengumumkan," katanya.

Wamen Stella juga menyampaikan adanya kenaikan jumlah LoA yang diterima dengan jumlah 1.567 surat, meningkat 167 persen dari sebelumnya 587 surat pada 2025.

Ia menyebutkan peningkatan penerimaan siswa di kampus top dunia ini bukan hanya bagi siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di wilayah Jawa.

"Contohnya SMAN Fajar Harapan Aceh tahun lalu hanya satu siswa, setelah (menjadi) Sekolah Garuda Transformasi (menjadi) 14. MAN IC Gorontalo dari nol menjadi 7. SMAN 10 Samarinda, dari nol ke 30," papar Wamendiktisaintek.

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan dua di antara 330 siswa yang diterima di perguruan tinggi top dunia berhasil masuk ke University of Oxford, yang merupakan perguruan tinggi nomor satu dunia versi Times Higher Education (THE) 2026.

"Saya sendiri memperkenalkan langsung Sekolah Garuda ke Vice Chancellor Oxford," lanjut dia.

Menurut dia, hal ini berhasil diraih atas jerih payah pembinaan sekolah melalui Program Sekolah Garuda Transformasi untuk seluruh peserta didik, mulai dari penguatan kesiapan akademik hingga pendampingan strategis dalam pemilihan universitas tujuan.

Untuk mereplikasi praktik baik ini, ke depan Pemerintah RI berencana untuk membangun enam Sekolah Unggul Garuda Baru dan menambah jumlah Sekolah Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah Indonesia.

"Saat ini kami sedang melakukan tahap seleksi, sudah ada 240 sekolah yang mendaftar dari 25 provinsi yang ada di Indonesia," tutur Stella Christie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.