Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Menanggung Biaya Medis dan Santuni Korban Kecelakaan KA di Bekasi

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jabar Menanggung Biaya Medis dan Santuni Korban Kecelakaan KA di Bekasi Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (28/4/2026).

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis bagi korban luka serta memberikan santunan kematian bagi ahli waris korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Langkah cepat ini diambil menyusul insiden maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line pada Senin (27/4) malam, yang berdasarkan data terakhir per Selasa petang, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 76 lainnya luka-luka.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan Bandung, Selasa.

Pria yang akrab disapa KDM itu menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kehadiran dan tanggung jawab langsung pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah.

Selain jaminan materiil, ia menyampaikan rasa duka mendalam bagi para pengguna KRL rute Jakarta-Bekasi tersebut.

"Saya berharap, peristiwa itu menjadi kecelakaan terakhir kereta api," ujar dia sembari mengajak masyarakat Jawa Barat mendoakan agar keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, kecelakaan bermula dari KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur, dan beberapa waktu kemudian datang KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya pada jalur yang sama kemudian menghantam KRL Commuter Line nahas itu, hingga memicu jatuhnya puluhan korban jiwa dan luka-luka.

Saat ini, Pemprov Jabar terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan otoritas terkait untuk memastikan seluruh penanganan medis berjalan optimal tanpa kendala biaya bagi pihak keluarga korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.