KAI Pastikan Seluruh Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Telah Dievakuasi

Selasa, 28 Apr 2026, 06:43 WIB

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban terdampak peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, serta menyiapkan posko informasi untuk membantu keluarga memperoleh kabar penumpang.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis dikutip di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). — Sumber: Antara Foto

KAI menyampaikan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Berdasarkan pembaruan data sementara hingga pukul 02.00 WIB, tercatat empat orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka.

KAI menyebut seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Dalam proses penanganan, KAI berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban tertangani.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan proses evakuasi dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan korban.

“Kami fokus pada upaya evakuasi dan penanganan korban dengan sekuat tenaga. Untuk penyebab kejadian, kami menyerahkannya kepada KNKT agar dapat ditelusuri secara lebih mendalam,” ujar Dudy.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi dilakukan secara maksimal.

“Saat ini korban meninggal dunia tercatat empat orang dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik. Kami terus melakukan evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” kata Bobby.

KAI juga menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan penyebab kejadian dapat diidentifikasi secara menyeluruh.

Terkait operasional perjalanan, KAI menyampaikan per pukul 01.04 WIB jalur hilir lintas Bekasi-Tambun telah dapat dilalui kembali, sedangkan jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan.

KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL sesuai kondisi jalur agar layanan dapat kembali berjalan bertahap.

Selain itu, pelanggan kereta api yang terdampak pembatalan diberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh dengan masa pengajuan hingga tujuh hari ke depan.

Untuk pelanggan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi-Gambir, KAI menyiapkan layanan lanjutan berupa bus menuju Stasiun Gambir.

KAI menyatakan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan.

Adapun daftar perjalanan kereta api jarak jauh yang dibatalkan hingga pembaruan terakhir mencakup sejumlah layanan pada 27 April 2026, antara lain KA Gunungjati, Parahyangan, Argo Muria, Mataram, Gumarang, Singasari, Jayabaya, Manahan, Progo, Argo Anjasmoro, serta Tawang Jaya Premium.

Sementara pada 28 April 2026, pembatalan meliputi KA Gunungjati, Purwojaya, Madiun Jaya, Argo Sindoro, Mataram, Gumarang, Singasari, Jayabaya, Manahan, Progo, Argo Anjasmoro dan Menoreh.

KAI menambahkan masyarakat dan keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.

KAI menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi.

  • Insiden Stasiun Bekasi Timur

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Deltras FC Siap Tempur! Pelatih Puas Lihat Kondisi Para Pemain

PLN dan TNI Bersinergi, Petugas di Wilayah 3T Sulut Ditempa Jadi Lebih Profesional

Bukan Sekadar Janji! APBEDNAS dan SUCOFINDO Realisasikan Sumur Bor di Bintan

Bukan Sekadar Usaha Kecil! UMKM Mandiri Jayawijaya Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Selat Malaka Jadi Sorotan! Indonesia, Malaysia, Singapura Tegaskan Jalur Pelayaran Harus Tetap Aman

Kekeringan Makin Parah, Bangkalan Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak

Makin Canggih! Kartu Berchip Dipakai Peserta untuk Bisa Mengakses Arena Muktamar NU, Cegah Manipulasi

Gratis dan Mudah! Festival AHU Bantu Warga Atasi Masalah Administrasi Hukum

Java United Bergerak Cepat Tambah Pemain Asing, Jonata Machado dan Kaio Nunes Jadi Rekrutan Anyar

Aksi Nyata Pulihkan Laut Jakarta, Ribuan Bibit Karang Ditanam di Kepulauan Seribu

Tanpa Pemerintah Bersih dan Kredibel, Potensi Besar Sumber Daya Alam Sulit Diakselerasi

Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Data, Kebijakan Pembangunan Bakal Makin Tepat Sasaran

PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan

Tekan Penggunaan BBM Impor, PLN Resmikan Pengembangan PLTS Gilimanuk Bali

Bukan Bantuan Biasa! BUMN dan Investor Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Warga Sade

PP SEMMI Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Sejumlah Permasalahan

Peresmian LRT Jakarta Manggarai Hari Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai Pukul 07.00 WIB

Iran Diperkirakan Tidak Kuat Menahan Lama Sanksi Ekonomi Baru dari AS

Siap Bikin Kejutan! Timnas Bola Basket Indonesia Hadapi Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Tertinggal Senilai Rp469 Juta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.