'Green Card' dari UNESCO Buka Pasar Global bagi Produk Lokal di Lereng Rinjani

Selasa, 28 Apr 2026, 21:25 WIB

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Geopark Rinjani-Lombok yang memperoleh Kartu Hijau atau Green Card dalam ajang UNESCO Global Geopark untuk kedua kalinya membuka akses pasar internasional bagi produk-produk lokal masyarakat di lereng Gunung Rinjani.

"Aneka produk olahan khas lereng Rinjani, seperti kopi, tenun ikat, serta produk UMKM mendapatkan label resmi geoproduk yang secara otomatis meningkatkan nilai jual di pasar global berkat status UNESCO itu," kata General Manager Geopark Rinjani Qwadru Putro Wicaksono di Mataram, Selasa (28/4).

Ket. Foto: Pemandangan Gunung Rinjani — Sumber: Ist

Qwadru mengatakan pihaknya secara aktif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal selama beberapa tahun terakhir.

Aneka produk lokal tersebut tidak hanya dipasarkan untuk wisatawan domestik, tetapi juga mulai menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurutnya, label geoproduk mendorong pelaku usaha untuk menjaga kualitas produksi serta keberlanjutan bahan baku yang ramah lingkungan sejalan dengan prinsip pengelolaan taman bumi.

Badan Pengelola Geopark Rinjani terus memperkuat jejaring internasional melalui kerja sama sister geopark dengan sejumlah negara, seperti Jepang dan China untuk membuka akses pertukaran ilmu pengetahuan.

Qwadru menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk terus mengalokasikan anggaran dan sumber daya guna memastikan Kartu Hijau tetap bertahan pada siklus revalidasi berikutnya pada tahun 2030.

"Ini bukan akhir, melainkan awal dari fase baru. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Rinjani, karena warisan ini adalah titipan untuk generasi mendatang," pungkas dia.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Badan Pengelola Geopark Rinjani saat ini mulai melakukan penyisiran potensi sejumlah geosite yang tersebar di kawasan Geopark Rinjani yang mencakup hampir setengah wilayah Pulau Lombok.

Program itu berfokus terhadap identifikasi potensi lokal serta pembinaan masyarakat dalam mengelola hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, salah satunya kopi yang banyak tumbuh di sepanjang jalur pendakian Gunung Rinjani.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut luas perkebunan kopi di Pulau Lombok mencapai 5.594 hektare pada tahun 2024. Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara memiliki perkebunan kopi paling luas yang masing sebanyak 2.210 hektare dan 1.448 hektare. Ant

  • Green Card UNESCO

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Harga Cabai Rawit Rp67.350/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

Sebanyak 16 Perusahaan Masih Jaring Pencari Kerja di Job Fair Online

Pemuda.ai Diluncurkan, Dorong Penguatan Ekosistem AI Nasional

Harga Kakao Kering di Lebak Mengalami Kenaikan hingga Tembus Rp60 Ribu/Kg

Investor Qatar Bidik Lahan Kampung Bandan untuk Proyek Perumahan

PT Telkom Indonesia Nyatakan Konektivitas Digital Pascagempa NTT Sudah Pulih 100 Persen

Hingga Agustus, Samsat Palu Catat Realisasi PKB Rp50,72 Miliar

Mentan Andi Amran Sulaiman Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran

3,6 Ton Daging Tanpa Dokumen Digagalkan di Pelabuhan Merak, Langsung Dimusnahkan.

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pemkab Lombok Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Akomodasi.

Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Matraman Jakarta Timur Terbakar

Ekspor Perikanan Batam ke Singapura Capai 3.678 Ton, Nilainya Rp125 Miliar.

Mataram Siapkan 60.000 Benih Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat.

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Sumedang Rasakan Biaya Produksi Lebih Ringan.

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Menjadi Rp2,645 Juta/Gr pada Rabu (19/8)

TelkomGroup Pulihkan 100 Persen Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Menaker: Jaminan Sosial Harus Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja.

PT Pertamina Patra Niaga Bantu 35.000 Lt Air Bersih untuk Warga Maumere

Pameran SBY Art Community 2026 Jadi Jembatan Seni Jakarta dan Berlin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.