Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tersangka Penembakan Mengaku Mengincar Pejabat Pemerintah AS

📅 Senin, 27 Apr 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Tersangka Penembakan Mengaku Mengincar Pejabat Pemerintah AS Doc: @REALDONALDTRUMP/TRUTH SOCIAL/AFP
Ket. Cole Allen, tersangka penembakan di White House Correspondents.

WASHINGTON - Tersangka penembakan saat acara jamuan makan malam White House Correspondents pada Sabtu (25/4) malam mengaku mengincar pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS).

Mengutip sumber penegak hukum, CBS News melaporkan pada Minggu (26/4) bahwa tersangka yang diidentifikasi sebagai Cole Allen, menyampaikan hal itu setelah ditangkap.

Sumber tersebut mengatakan tersangka tidak secara spesifik menyebut Trump sebagai target, tetapi merujuk secara umum pada “pejabat pemerintahan”.

Hingga kini, pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi motif pelaku, sementara penyelidikan masih berlangsung.

Insiden terjadi di hotel Washington Hilton dan memicu evakuasi Trump, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat senior lainnya.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan satu orang telah ditangkap setelah terjadi penembakan di jamuan makan malam “White House Correspondents” di Washington, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.

“Malam yang luar biasa di Washington. Dinas Rahasia dan aparat penegak hukum bekerja sangat baik. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap,” tulis Trump di Truth Social.

Pernyataan itu muncul setelah ia dan Ibu Negara Melania Trump dievakuasi dari acara tahunan itu akibat insiden keamanan.

Dalam pernyataan terpisah, Trump mengatakan Wakil Presiden JD Vance, Melania, dan seluruh anggota kabinet dalam keadaan aman.

“Kami akan berbicara kepada Anda dalam setengah jam. Saya telah berbicara dengan semua pihak yang bertanggung jawab atas acara ini, dan kami akan menjadwalkannya kembali dalam 30 hari,” kata Trump.

Dinas Rahasia AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa satu orang telah ditangkap.

“Kondisi pihak yang terlibat belum diketahui, dan aparat penegak hukum masih mempelajari situasi,” sebut pernyataan itu.

Lokasi yang Sama

Penembakan yang terjadi saat Presiden AS Donald Trump menghadiri jamuan malam di Hotel Washington Hilton berada di lokasi yang sama dengan percobaan pembunuhan Presiden Ronald Reagan 45 tahun silam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.