Jalur Bungbulang-Caringin Garut Dibuka Lagi, Longsor Sudah Dibersihkan

Senin, 27 Apr 2026, 03:05 WIB

Garut - Jalur selatan wilayah Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat kembali normal dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah yang sebelumnya dilakukan penutupan dampak bencana tanah longsor menimbun jalur itu.

"Sudah kembali normal," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu (26/4).

Ket. Foto: Sejumlah petugas membersihkan material longsoran tanah yang menutup badan Jalan Raya Bungbulang-Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. — Sumber: Antara

Ia menuturkan, bencana tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Garut itu telah menutup badan Jalan Raya Bungbulang-Caringin sebagai jalur selatan Garut sejak Rabu (22/4) malam.

Sejak kejadian itu, kata dia, jalur selatan tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah, sehingga kepolisian melakukan penutupan jalur kemudian mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif.

Ia menyampaikan, sejumlah personel kepolisian maupun dari instansi lainnya menurunkan kendaraan alat berat untuk memudahkan proses evakuasi menyingkirkan material longsoran tanah.

"Jalur tersebut sempat dibuka tutup, kemudian saat ini dipastikan sudah normal, lancar dari kedua arah," katanya.

Ia mengatakan, jalur tersebut merupakan daerah rawan kejadian bencana tanah longsor, terutama saat musim penghujan sehingga pengendara harus selalu waspada dan hati-hati saat melintas daerah itu.

Meski saat ini jalur sudah bisa dilintasi kendaraan, kata dia, pengendara tetap harus waspada saat melewati jalur tersebut karena khawatir ada longsor susulan di lokasi yang sama.

"Tetap waspada saat melewati jalur rawan longsor," katanya.

Kepala Polsek Bungbulang AKP Priyo Sumbodo mengatakan, proses evakuasi material longsoran tanah melibatkan petugas dari Dinas PUPR Provinsi Jabar yang menurunkan alat berat.

Petugas tersebut, kata dia, terlebih dahulu membenahi tanah tebing agar tidak terjadi longsoran susulan, selanjutnya mengevakuasi seluruh tumpukan material longsoran tanah yang menutup badan jalan.

"Tebing dipapas dulu, kalau tidak dipapas bakal longsor lagi, setelah itu baru dibersihkan di longsoran bawahnya," kata Priyo.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.