- Home
-
- Megapolitan
-
- Barter Aset Pemprov DKI: L...
Barter Aset Pemprov DKI: Lepas Tanah Kosong, Dapat Kantor Pemerintahan Dua Lantai
Rabu, 22 Apr 2026, 15:15 WIBJAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyatakan pihaknya memberikan rekomendasi persetujuan atas permohonan pemindahtanganan Barang Milik Daerah (BMD) melalui skema tukar guling. Persetujuan tersebut diberikan kepada PT Bina Guna Mediktama.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan fasilitas kesehatan, khususnya Rumah Sakit Pondok Indah. Perluasan fasilitas rumah sakit dinilai penting untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Khoirudin menjelaskan, pihak perusahaan telah mengajukan permohonan resmi kepada Gubernur DKI Jakarta. Pengajuan tersebut juga telah melalui proses kajian mendalam serta peninjauan langsung di lokasi yang direncanakan.
Ia menilai seluruh persyaratan administratif yang dibutuhkan telah dipenuhi secara lengkap. Hal ini menjadi dasar DPRD dalam memberikan rekomendasi persetujuan terhadap proses tukar guling tersebut.
"Syarat-syaratnya terpenuhi," ujar Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (21/4).
Menurutnya, skema tukar guling yang diajukan justru memberikan keuntungan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Nilai aset pengganti yang diberikan pihak swasta tercatat lebih tinggi dibandingkan aset milik daerah yang ditukar.
"Nilai tukarnya harus lebih mahal 10 persen. Tadi sudah di-appraisal oleh KJPP dan memang nilainya melebihi 10 persen," tegasnya.
Selain nilai ekonomis, Khoirudin juga menyoroti aspek fungsional dari aset pengganti. Ia menyebut aset yang diterima berupa bangunan permanen yang siap digunakan untuk menunjang kebutuhan pemerintahan.
"Kita beruntung. Yang kita berikan adalah tanah kosong, sedangkan yang kita terima adalah bangunan kokoh. Ada yang dua lantai, ada yang tiga lantai. Ini bisa digunakan untuk kantor Pemda," jelasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa seluruh proses tukar guling telah dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Proses tersebut juga melibatkan berbagai pihak untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Pengawasan dilakukan mulai dari tingkat lingkungan, seperti RT/RW dan kelurahan, hingga melibatkan tim independen. Langkah ini bertujuan untuk mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan aset daerah.
"Semuanya sudah clean and clear. Kami memastikan seluruh proses yang dilalui dan penetapan harganya benar, tidak subjektif dari pemilik tapi hasil kajian dari KJPP," kata Khoirudin.
Ia berharap, aset pengganti yang diterima Pemprov DKI Jakarta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah. Pemanfaatan tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan publik dan kinerja birokrasi.
Selain itu, sejumlah instansi dan organisasi kemasyarakatan disebut telah mengajukan permohonan untuk menggunakan bangunan tersebut. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap fasilitas yang representatif di lingkungan pemerintahan.
Dengan adanya persetujuan ini, proses selanjutnya akan diserahkan kepada pihak eksekutif. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan segera menindaklanjuti pemanfaatan aset secara efektif dan tepat sasaran.
"Nanti kita tinggal serahkan ke Pak Gubernur untuk memanfaatkan aset daerah kita. Insyaallah ke depan DKI terbuka buat semua masyarakat yang memenuhi syarat untuk kebaikan," pungkas Khoirudin.
- DPRD DKI Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Aset Daerah
- RS Pondok Indah
- aset jakarta
- Aset Pemprov DKI Jakarta
- Tukar Guling Aset
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.