Kartini 2026: Pelaut Perempuan Pertamina Jadi Penjaga Energi Nasional
Selasa, 21 Apr 2026, 10:23 WIBJAKARTAâ Di balik kelancaran distribusi energi nasional, terdapat dedikasi para pelaut perempuan yang turut mengambil peran di tengah luasnya lautan Indonesia hingga lintasan internasional. Dalam momentum Hari Kartini, PT Pertamina Patra Niaga menyoroti kontribusi perempuan di sektor pelayaran.Â
Peran para pelaut menjadi krusial dalam memastikan distribusi energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah dengan akses yang lebih kompleks.Â
Salah satunya adalah Noor Faridah, pelaut dengan pengalaman lebih dari satu dekade yang saat ini menjabat sebagai Mualim II. Sepanjang kariernya, Noor telah mengoperasikan berbagai jenis kapal, mulai dari crude hingga kapal gas, termasuk menjalani pelayaran di rute internasional seperti Selat Hormuz hingga wilayah Irak.
Bagi Noor, laut bukan sekadar tempat bekerja, tetapi ruang yang membentuk ketahanan dan tanggung jawab.
âSetiap pelayaran membawa tanggung jawab besar, karena kami tahu energi yang kami bawa akan sampai ke masyarakat. Jauh dari keluarga menjadi bagian dari perjalanan ini, namun itu juga yang menguatkan saya untuk selalu menjalankan tugas dengan sebaik mungkin,â ungkapnya, Selasa (21/4)
Kisah lain datang dari Roro Anka Nurasti, pelaut muda yang saat ini bertugas sebagai 3rd Officer. Perjalanannya dimulai sebagai Mualim IV hingga kini terus berkembang menjalani peran yang menuntut ketelitian, disiplin, dan kesiapan dalam setiap pelayaran.
Bagi Anka, menjadi pelaut perempuan adalah tentang keberanian untuk melangkah melampaui batas.
âMenjadi pelaut perempuan bukan hanya soal pekerjaan, tetapi tentang keberanian untuk memilih jalan yang mungkin tidak mudah. Ini adalah ruang untuk membawa mimpi, sekaligus membuktikan bahwa perempuan juga mampu berdiri dan berkontribusi di bidang ini,â ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa tantangan tidak selalu datang dari pekerjaan itu sendiri, tetapi dari proses membangun kepercayaan di lingkungan yang masih didominasi laki-laki. Namun, setiap proses tersebut justru membentuk dirinya menjadi lebih kuat dan percaya diri.
Kehadiran pelaut perempuan seperti Noor Faridah dan Roro Anka Nurasti menjadi cerminan bahwa perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi, termasuk di sektor pelayaran. Dengan dedikasi dan profesionalisme, mereka tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga energi tetap hadir bagi masyarakat.
Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa semangat perempuan Indonesia terus bergerak maju, tidak hanya di darat, tetapi juga di laut, melalui langkah para pelaut perempuan yang menjaga energi dari garis depan distribusi nasional.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Wapang TNI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penggerak Kedaulatan Ekonomi Rakyat.
-
Rampungkan Streamlining 31 Entitas, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi, Tata Kelola dan Pelayanan Publik
-
Pascagempa Flores, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Lewat FT Labuan Bajo
-
Iran Setuju Mengundang Kembali Inspektur Badan Energi Atom Internasional untuk Pelucutan Nuklir
-
Merajut Persatuan dari Papua Selatan, Menguatkan Empat Pilar dari Ujung Timur Negeri
-
Harga iPhone 18 Pro Diperkirakan Meroket hingga Rp23 Juta akibat Lonjakan Biaya Memori
-
Sempat Hampir Punah, Pemerintah Rwanda Sukses Lakukan Konservasi Gorila Gunung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.