Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stigma Dihapus, Kemandirian Ditegakkan! PDC Berdayakan Penyandang Disabilitas

📅 Senin, 20 Apr 2026, 10:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Stigma Dihapus, Kemandirian Ditegakkan! PDC Berdayakan Penyandang Disabilitas  Doc: istimewa
Ket. PT. Patra Drilling Contractor (PDC), anak perusahaan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) membuat program yang memberdayakan kaum disabilitas

JAKARTA-Di Indonesia, menjalani hidup sebagai penyandang disabilitas bukanlah sesuatu yang mudah. Stigma dan penilaian yang tidak adil menyulitkan kalangan difabel untuk mengembangkan diri dan meraih kesempatan yang sama dengan lainnya.

PT. Patra Drilling Contractor (PDC), anak perusahaan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) memahami fakta tersebut dan karenanya mengembangkan program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) atau Corporate Corporate Social Responsibility (CSR) yang diyakini akan memberdayakan penyandang disabilitas.

Corporate Secretary PDC, Ani Aryani menjelaskan, program CSR PDC bagi penyandang disabilitas berfokus pada inklusivitas, pemberdayaan, dan kemandirian, melalui pelatihan, pendidikan, dan peluang kerja.

“Bukan sekadar donasi, setelah melalui kajian social mapping, perusahaan melihat program yang tepat untuk masyarakat dengan disabilitas adalah yang mampu menciptakan inklusi sosial, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan,” jelasnya di Jakarta, Senin (20/4).

Ani menegaskan, penyandang disabilitas memiliki potensi dan peran penting di masyarakat, hanya saja kesempatan dan akses untuk aktualisasi diri masih terbatas.

Program CSR untuk penyandang disabilitas sudah PDC lakukan sejak lama, tetapi semakin digiatkan di tiga tahun terakhir. Diawali dengan penyelenggaraan program pelatihan dan pemberian SIM D bagi penyandang disabilitas yang tinggal di sekitar wilayah kerja PDC di tahun 2023. 

Diselenggarakannya program tersebut kala itu mengacu kepada kian terbukanya peluang kerja bagi penyandang disabilitas tertentu untuk menjadi pengemudi jasa transportasi umum berbasis online.

Tahun berikutnya PDC menggelar program Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas di wilayah Rokan Hilir. Pelatihan diikuti 20 peserta yang terdiri dari tuna daksa, tuna grahita, dan tuna rungu. 

Pelatihan yang sama kemudian PDC laksanakan pula bagi sembilan peserta penyandang tuna rungu, tuna wicara, dan tuna grahita dari Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. 

Kesembilang orang ini mengikuti pelatihan yang berlangsung selama sepuluh hari di kantor Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan teori dan praktik langsung dengan materi yang mencakup pengorganisasian dan penyajian makanan, pembersihan area dapur, metode dasar memasak, pembuatan roti dan produk ragi, hingga pembekalan kewirausahaan.

Kini di tahun ketiga pelaksanaannya, program pemberdayaan ini telah menjangkau sebanyak 51 peserta penyandang disabilitas dan terus menunjukkan dampak nyata. 

Salah satunya keberhasilannya Muhammad Haekal Senchaki (20), peserta pelatihan tata boga khusus disabilitas tahun 2025, yang kini sukses merintis usaha kuliner bertajuk “Chaki Pizza”.

Haekal, mahasiswa berkebutuhan khusus jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, menunjukkan perkembangan signifikan setelah mengikuti pelatihan tata boga yang difasilitasi PDC. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.