Perebutan Thomas dan Uber di Tengah Pesimisme

Senin, 20 Apr 2026, 06:52 WIB

HORSENS – Pecinta bulu tangkis tidak terlalu berharap banyak pada rombongan tim Thomas dan Uber Cup. Kekalahan terus menerus wakil-wakil bulu tangkis nasinonal di berbagai turnamen, membuat pecinta badminton skeptis.

Tim bulu tangkis Indonesia langsung menggeber persiapan begitu tiba di Denmark jelang Piala Thomas - Uber 2026. Tanpa menunggu waktu, skuad Merah Putih menggelar latihan perdana berintensitas tinggi di Horsens Badminton Club, sebagai bagian dari upaya mempercepat adaptasi sebelum laga pertama.

Ket. Foto: Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Jelang Piala Thomas & Uber 2026, di Horsens, 18 April 2026. — Sumber: Foto PP PBSI

Dipimpin para pelatih, termasuk Imam Tohari, sesi latihan berlangsung sekitar empat jam. Menu yang diberikan mencakup pemanasan, ice breaking untuk membangun kekompakan, hingga latihan teknis individu seperti pola bertahan, menyerang, dan drilling. Intensitas yang langsung ditingkatkan menjadi penanda keseriusan tim menghadapi waktu persiapan yang singkat.

“Waktunya memang terbatas, jadi sejak hari pertama intensitas latihan sudah kami naikkan,” ujar Imam. Dia menekankan pentingnya memaksa kondisi fisik atlet agar segera mencapai ritme optimal. Fokus latihan diarahkan pada pematangan teknik, akurasi pukulan, serta ketahanan fisik, khususnya di sektor tunggal putri.

Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari proses aklimatisasi setelah perjalanan panjang dari Jakarta. Para pemain diharapkan segera menemukan kembali sentuhan permainan terbaik mereka di lingkungan dan kondisi lapangan yang berbeda.

Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengakui pentingnya sesi awal tersebut. “Latihan pertama ini krusial untuk mengembalikan feeling. Selain itu, ada sesi game yang membantu meningkatkan kekompakan tim,” ujar Febriana. Trias menambahkan bahwa menu latihan masih difokuskan pada adaptasi tubuh dan sentuhan pukulan agar kembali nyaman.

Manajer tim Shendy Puspa Irawati menyebut keberangkatan lebih awal ke Horsens sebagai strategi untuk meminimalkan distraksi sekaligus membangun soliditas tim. Selain program latihan rutin, tim juga dijadwalkan mengikuti sesi psikolog dan team building guna memperkuat mental bertanding.

“Kami ingin persiapan lebih fokus dan kekompakan semakin kuat. Semua fasilitas juga sudah kami siapkan, mulai dari enam lapangan latihan hingga akomodasi di hotel resmi dengan fasilitas gym,” kata Shendy.

Di sisi lain, sorotan juga tertuju pada sosok Hendra Setiawan yang kini menjalani peran baru sebagai pelatih. Mantan andalan ganda putra itu mengakui tantangan berbeda dibanding saat masih menjadi pemain. “Kalau dulu tinggal siap main, sekarang harus menentukan strategi, melihat kondisi pemain dan lawan,” ujarnya.

Meski demikian, Hendra siap menularkan pengalaman dan daya juang kepada tim yang dihuni kombinasi pemain senior dan junior. Ia menekankan pentingnya fokus individu dalam format beregu yang menuntut kontribusi setiap pemain.

Salah satu pasangan debutan, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, menyambut kesempatan tampil di ajang bergengsi ini dengan antusias. Mereka bertekad memberikan poin bagi Indonesia meski mengakui tekanan akan lebih besar dibanding turnamen sebelumnya.

Piala Thomas - Uber 2026 sendiri akan berlangsung pada tanggal 24 April hingga 3 Mei di Forum Horsens. Dengan waktu persiapan yang kian menipis, langkah cepat dan intens sejak hari pertama menjadi kunci bagi Indonesia untuk tampil kompetitif sejak laga pembuka. Tim Thomas Indonesia berhadapan dengan Aljazair di laga pembuka. Sedangkan tim Uber mengawali langkah berhadapan dengan Kanada. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.