Uniqlo Dorong Gaya Fashion Tanpa Batas Lewat Kampanye Wear It Your Way

Minggu, 19 Apr 2026, 19:15 WIB

JAKARTA — Uniqlo mendorong publik untuk mengeksplorasi gaya berpakaian yang lebih bebas dan personal melalui kampanye bertajuk Wear It Your Way. Kampanye ini menyoroti perubahan cara pandang terhadap fashion yang kini semakin inklusif, tidak lagi terikat pada batasan gender, melainkan sebagai medium ekspresi diri yang fleksibel.

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/4), Uniqlo menilai bahwa perkembangan tren saat ini menunjukkan pergeseran dari pendekatan konvensional yang membagi pakaian berdasarkan kategori pria dan wanita menuju cara styling yang lebih terbuka. Fokus tidak lagi pada siapa yang mengenakan, melainkan bagaimana sebuah item dipadupadankan untuk menciptakan tampilan yang relevan dengan karakter individu.

Ket. Foto: Kampanya “Wear It Your Way” oleh Uniqlo. Jenama fashion ini mengajak publik mengeksplorasi gaya personal tanpa batas gender dengan fokus pada fleksibilitas styling dan mix & match. — Sumber: Uniqlo Indonesia

Konsep ini juga tercermin dari desain produk yang semakin mengedepankan fleksibilitas, seperti siluet yang bersih, potongan yang nyaman, serta kemudahan dalam dipadukan lintas gaya. Dengan pendekatan tersebut, setiap orang memiliki ruang lebih luas untuk mengeksplorasi gaya tanpa batasan yang kaku.

Sebagai bagian dari kampanye ini, Uniqlo menyoroti empat item utama yang dinilai paling mudah dieksplorasi, yakni barrel pants, denim, outerwear, dan sweat. Keempatnya dipilih karena memiliki karakter kuat sekaligus fleksibel untuk berbagai interpretasi gaya.

Barrel pants, misalnya, hadir dengan siluet melengkung yang khas dan menawarkan permainan proporsi dalam styling. Item ini dapat dipadukan dengan berbagai jenis atasan, mulai dari kemeja santai hingga jaket pendek, untuk menciptakan tampilan yang seimbang antara struktur dan kenyamanan.

Sementara itu, denim tetap menjadi material yang relevan lintas tren. Selain mudah dipadukan, denim juga memungkinkan eksplorasi gaya melalui variasi warna, potongan, hingga teknik layering seperti denim-on-denim yang memberikan kesan kasual hingga lebih polished.

Pada kategori outerwear, jaket blouson dengan akar desain workwear menjadi salah satu item yang diangkat. Meski identik dengan gaya maskulin, jaket ini dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk berbagai tampilan, baik kasual maupun semi-formal, berkat desainnya yang fungsional dan mudah dipadukan.

Adapun sweat atau pakaian berbahan katun lembut kini berkembang dari sekadar busana olahraga menjadi bagian dari gaya sehari-hari. Selain nyaman, sweat dinilai mampu menghadirkan tampilan kasual yang tetap stylish, baik dikenakan sebagai set maupun dipadukan dengan item lain untuk menciptakan gaya athleisure.

Uniqlo menegaskan bahwa tren fashion saat ini tidak lagi menuntut kompleksitas dalam berpakaian. Sebaliknya, kesederhanaan dalam mix and match justru menjadi kunci untuk menciptakan gaya yang kuat dan personal.

Melalui kampanye ini, Uniqlo mengajak masyarakat untuk melihat kembali isi lemari mereka sebagai ruang eksplorasi, bukan sekadar kumpulan pakaian dengan kategori tertentu. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong individu untuk lebih percaya diri dalam mengekspresikan gaya, sesuai dengan preferensi masing-masing.

  • Uniqlo
  • tren fashion 2026
  • tren fashion
  • fashion tanpa gender
  • styling outfit
  • mix and match
  • barrel pants
  • denim style
  • outerwear
  • sweat outfit
  • gaya personal

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.