Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saat Emiten Bagi-Bagi Cuan, IHSG Hari Ini Ikut Terbang

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saat Emiten Bagi-Bagi Cuan, IHSG Hari Ini Ikut Terbang Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di penutupan perdagangan mencerminkan dorongan sentimen musiman dari periode pembagian dividen emiten, yang meningkatkan daya tarik saham-saham berfundamental kuat dan berimbal hasil tinggi.

Investor cenderung melakukan akumulasi pada saham dengan rekam jejak dividen stabil, sehingga menciptakan tekanan beli yang menopang indeks.

Namun, penguatan ini bersifat selektif dan tidak sepenuhnya mencerminkan perbaikan fundamental pasar secara luas. Faktor eksternal seperti arah suku bunga global dan arus modal asing tetap menjadi penentu utama keberlanjutan tren.

Dengan demikian, reli IHSG di tengah musim dividen lebih tepat dibaca sebagai momentum taktis ketimbang sinyal penguatan struktural jangka panjang.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/4) sore, ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17 persen ke posisi 7.634,00 ditopang oleh musim pembagian dividen oleh perusahaan tercatat (emiten) di pasar modal Indonesia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,55 poin atau 0,20 persen ke posisi 758,87.

“Penguatan tidak terlalu kuat dan cenderung terbatas. Secara teknikal, kenaikan lebih merupakan rebound setelah tekanan sebelumnya, ditambah sentimen musiman seperti pembagian dividen yang mulai berlangsung di bulan April. Karena itu, meskipun sempat menguat, IHSG akhirnya hanya ditutup naik tipis, mencerminkan bahwa tenaga beli belum cukup solid,” ujar pengamat pasar modal Elandry Pratama saat dihubungi di Jakarta.

Dalam jangka pendek, Elandry mengatakan perhatian pelaku pasar akan bergeser ke sentimen domestik, khususnya keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pada 21- 22 April 2026 pekan depan.

“Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung bersikap wait and see, sehingga ruang kenaikan IHSG menjadi terbatas,” ujar Elandry.

Dari mancanegara, Ia mengatakan meredanya tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran mendorong kembali risk appetite investor terhadap aset berisiko, termasuk pasar berkembang seperti Indonesia.

“Hal ini menciptakan dorongan awal bagi IHSG untuk bergerak di zona hijau,” ujar Elandry.

Ia mengatakan pergerakan IHSG yang hanya menguat tipis juga mencerminkan sikap investor yang masih cenderung berhati-hati, yang mana investor asing belum menunjukkan akumulasi besar dan masih lebih banyak melakukan transaksi jangka pendek (trading), bahkan dalam beberapa hari terakhir masih terlihat kecenderungan net sell.

Di sisi lain, Ia menyebut investor domestik justru relatif lebih aktif menopang pasar, yang membuat kenaikan IHSG tetap terjadi, tetapi dengan karakter yang terbatas dan tidak terlalu kuat.

“Secara keseluruhan, pasar saat ini berada dalam fase transisi, di mana kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih,” ujar Elandry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.