Kurniawan Dwi Yulianto Ngamuk, Bongkar Biang Kerok Kekalahan Timnas U-17 dari Malaysia

Jumat, 17 Apr 2026, 01:35 WIB

GRESIK - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan bahwa kekalahan tipis dari Malaysia menjadi catatan evaluasi krusial bagi skuatnya sebelum melakoni laga hidup mati kontra Vietnam dalam lanjutan Grup A Piala AFF U-17 2026.

Meski mendominasi jalannya pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis malam, efektivitas penyelesaian akhir dan akurasi keputusan di lapangan hijau dinilai masih menjadi kendala utama yang harus segera dibenahi demi menjaga peluang lolos ke babak semifinal.

Ket. Foto: Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memberikan instruksi kepada pemainnya saat pertandingan melawan Malaysia pada babak penyisihan Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4) malam. — Sumber: ANTARA/Rizal Hanafi

“Kami menciptakan banyak peluang, tapi finishing masih perlu ditingkatkan. Ini akan jadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi Vietnam” kata Kurniawan saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis malam.

Ia menjelaskan, selain penyelesaian akhir, anak asuhnya juga belum maksimal dalam pengambilan keputusan serta akurasi dasar.

Mantan penyerang Timnas Indonesia itu, juga menyoroti pentingnya mengurangi kesalahan-kesalahan dasar yang dapat merugikan tim.

Oleh karena itu, ia menegaskan para pemain harus tetap fokus dan disiplin dalam menjalankan rencana permainan, terutama saat menghadapi tim dengan pertahanan rapat.

“Melawan Malaysia ini, kami sudah antisipasi low block dan counter attack, tapi ada kesalahan yang harus dievaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, kapten Timnas Indonesia U-17 Putu Ekayana mengaku kecewa dengan hasil pertandingan, namun tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain di lapangan karena telah berupaya maksimal.

“Perasaannya sangat kecewa, tapi kami sudah berjuang maksimal,” katanya.

Putu juga memastikan bahwa kekalahan melawan Malaysia tidak membuat mental pemain turun dan justru menjadi motivasi untuk bangkit.

Ia mencontohkan, pada babak kedua saat melawan Malaysia, rekan-rekannya berupaya untuk menyamakan kedudukan, bahkan menguasai jalannya pertandingan.

“Walaupun kebobolan, kami tidak merasa down dan tetap ingin membalas,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan tim akan berjuang maksimal pada laga berikutnya melawan Vietnam demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Menurut dia, seluruh pemain akan melakukan introspeksi dan memperbaiki kekurangan sebelum pertandingan penting tersebut.

Pesepakbola asal Bali itu, juga meminta dukungan dari para suporter agar tim dapat tampil lebih baik dan kembali percaya diri.

“Mohon doa dan dukungannya untuk pertandingan berikutnya,” tuturnya.

  • timnas indonesia u-17
  • indonesia vs malaysia
  • kurniawan dwi yulianto
  • piala aff u-17 2026

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.