Darurat TBC, Bangka Tengah Siapkan Langkh-langkah Pemberantasan

Jumat, 17 Apr 2026, 12:31 WIB

BANGKA TENGAH – Tuberkulosis mulai marak di berbagai daerah termasuk Bangka Tengah. Maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyiapkan rencana aksi daerah untuk memperkuat penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah Zaitun di Koba, Jumat, mengatakan pihaknya telah menyusun langkah strategis dan segera melakukan koordinasi lintas sektor guna merumuskan upaya penanganan yang komprehensif.

Ket. Foto: pemberantasan tbc — Sumber: ist

"Karena TBC memerlukan penanganan yang serius, maka kami sudah membentuk rencana aksi daerah terkait penyakit tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial karena merupakan penyakit menular yang membutuhkan keterlibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut dia, salah satu kendala utama dalam penanganan TBC adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat. Banyak penderita yang enggan memeriksakan diri, kata dia,  karena menganggap penyakit tersebut sebagai hal yang tabu dan memalukan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat penanganan menjadi lebih sulit, terutama ketika pasien yang terdiagnosis positif memiliki kontak erat dengan orang-orang terdekat yang juga enggan menjalani pemeriksaan.

Situasi tersebut, kata dia, kerap menghambat upaya pemutusan rantai penularan sehingga membutuhkan waktu lebih lama dalam penanganan kasus.

Padahal, kata Zaitun, setiap penderita TBC berpotensi memiliki kontak erat hingga sekitar 20 orang yang harus menjalani pemeriksaan dan skrining.

“Kontak erat itu harus diperiksa untuk memutus mata rantai penularan,” kata Zaitun.

Ia menegaskan penderita TBC membutuhkan penanganan medis khusus, serupa dengan penyakit menular lainnya seperti HIV/AIDS. Namun tingkat kesadaran untuk menjalani pengobatan secara medis masih tergolong rendah.

Pihaknya terus berupaya meningkatkan edukasi dan pendekatan kepada masyarakat agar lebih terbuka terhadap pemeriksaan dan pengobatan, sehingga penanganan TBC dapat berjalan lebih efektif.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.