IMF dan Bank Dunia Puji Daya Tahan Perekonomian Indonesia

Kamis, 16 Apr 2026, 18:55 WIB

JAKARTA - Lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) memuji kemampuan Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian di tengah tekanan global. IMF menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Keduanya saat ini sedang mengikuti pertemuan tahunan Musim Semi (Spring Meetings) IMF dan Bank Dunia di Amerika Serikat.

Ket. Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa — Sumber: Dokumentasi Kemenkeu

“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal," kata Direktur IMF, Kristalina Georgieva, Rabu (15/4).

Indonesia juga kembali ditegaskan sebagai salah satu "bright spot" dalam perekonomian global karena fundamental ekonominya yang kuat. Ditopang oleh kebijakannya yang kredibel sehingga ketahanan ekonominya terjaga di tengah tingginya ketidakpastian global.

IMF mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian. Diantaranya mensinergikan kebijakan fiskal dan moneter dan disiplin menjaga defisit anggaran di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menkeu Purbaya pada IMF menegaskan bahwa Indonesia memiliki kondisi fiskal yang solid dan bantalan anggaran yang memadai sehingga Indonesia tidak termasuk dalam negara yang mendapatkan bantuan dana dari IMF.

“IMF tidak memiliki otoritas untuk mengurangi ketidakpastian global, namun menyediakan dukungan bagi negara yang membutuhkan. Indonesia tidak termasuk, karena kondisi fiskal kita kuat dengan bantalan anggaran sekitar Rp420 triliun,” ujar Menkeu.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan World Bank dan S&P Global Ratings, Indonesia juga memperoleh penilaian positif. Keraguan terhadap kemampuan Indonesia menjaga disiplin fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kini semakin berkurang.

"Bank Dunia juga menyatakan minatnya untuk memperdalam kerja sama dengan Indonesia. Khususnya dalam mendukung pembangunan jangka panjang, pengentasan kemiskinan, serta pembiayaan proyek strategis di negara berkembang," kata Menkeu.

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia juga menyampaikan respons kebijakan yang ditempuh dalam menjaga daya tahan ekternal. "Kebijakan yang diambil tidak lagi bersifat konvensional," ucap Gubernur BI, Perry Warjiyo.

BI, lanjutnya, melakukan bauran kebijakan yang terintegrasi dan adaptif, yakni mengombinasikan kebijakan moneter yang berfokus pada stabilitas. Sementara itu, kebijakan makroprudensial diarahkan untuk pro-pertumbuhan, dan penguatan sistem pembayaran untuk mendukung aktivitas ekonomi dan digitalisasi.

Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas. Komitmen itu dilakukan melalui pengelolaan nilai tukar yang fleksibel namun terukur dan penguatan instrumen moneter untuk menjaga daya tarik aset domestik.

Secara keseluruhan, BI menyatakan, rangkaian pertemuan dengan IMF, Bank dunia, Lembaga Rating dan para investor memperkuat keyakinan investor. "Bahwa Indonesia tidak hanya berdaya tahan, tetapi juga semakin adaptif dan kredibel dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan," ujar Gubernur BI. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.