Buntut Pembatasan TPA Suwung, 400 Truk Sampah Lakukan Aksi Damai di PPLH KLH

Kamis, 16 Apr 2026, 12:42 WIB

DENPASAR – Anggota Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) dengan 400 truk sampah mendatangi kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Bali Nusra Kementerian Lingkungan Hidup buntut pembatasan jenis sampah di TPA Suwung.

Kepala Satpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, di Denpasar, Kamis (16/4), menyampaikan bahwa kedatangan forum untuk melakukan aksi damai tanpa kericuhan, mengingat pemerintah daerah juga sudah siap menemui mereka.

Ket. Foto: Forkom SSB sampaikan tuntutan aksi damai di Kantor PPLH Bali Nusra Kementerian Lingkungan Hidup buntut pembatasan TPA Suwung, Denpasar, Kamis 16/4/2026. — Sumber: ANTARA

“Ya, tidak akan sampai terjadi mereka sudah sepakat menghindari hal itu terjadi, truknya juga ada penutupnya untuk menghindari kalau dibuang ke mana-mana, Pak Gubernur Bali juga menerima perwakilan di dalam,” kata dia.

Dewa Dharmadi mengatakan jika berdasarkan rencana massa aksi, tujuan kehadiran mereka untuk meminta pemerintah daerah dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup menyampaikan ke pemerintah pusat.

Menanggapi aksi damai ini, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dan jajaran Kantor PPLH Bali Nusra Kementerian Lingkungan Hidup telah siap menerima perwakilan untuk mendengarkan aspirasi secara langsung.

Sementara itu Ketua Forkom SSB I Wayan Suarta menjelaskan kehadiran iring-iringan 400 truk sampah merespons keputusan Menteri Lingkungan Hidup yang membatasi masuknya sampah organik sejak 1 April 2026.

Dampaknya, selama 16 hari ini pembatasan membuat sampah organik menumpuk di TPST dan TPS3R yang disiapkan Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung sehingga truk sampah tidak dapat membuang sampah organik masyarakat.

“Alasannya penuh, kami semua baik jasa pemungut sampah maupun warga masyarakat sudah mau mengikuti aturan dan arahan pemerintah untuk memilah sampah, di TPA pun residu dan anorganiknya juga sangat ketat sehingga berjam-jam teman-teman sudah bersusah payah memilah namun cuma ada beberapa saja tercampur itu disuruh pulang satu truk lagi,” ujar Suarta. 

Melihat kondisi di lapangan, Forkom SSB menyatakan tuntutannya dalam aksi damai yaitu meminta TPA Suwung tetap dibuka tanpa pembatasan pembuangan sampah dengan tetap melakukan revitalisasi sampai fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) beroperasi.

Kedua, mereka memohon kepada Presiden Prabowo agar berkenan turun tangan untuk menyelesaikan polemik sampah di Bali.

“Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka kami akan mogok massal mengangkut sampah,” ucapnya diikuti seruan setuju dari ratusan sopir truk sampah.

Setelah membacakan tuntutan, 10 orang perwakilan Forkom SSB kemudian diterima untuk beraudiensi dengan pemerintah daerah dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.