Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Optimistis Perundingan dengan Iran Dimulai Lagi dalam 2 Hari

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 05:35 WIB | Oleh:
Trump Optimistis Perundingan dengan Iran Dimulai Lagi dalam 2 Hari Doc: Antara
Ket. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih pada 6 April 2026, di Washington DC.

Washington - Presiden Donald Trump menyampaikan optimisme tentang kemungkinan dimulainya kembali perundingan dengan Iran, yang disebutnya bisa terjadi dalam dua hari ke depan di Pakistan.

"Sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan,” kata Trump dalam wawancara telepon dengan New York Post, Selasa (14/4).

Dalam proses perundingan dengan Iran, Trump merujuk pada Marsekal Lapangan Pakistan Jenderal Asim Munir, yang memiliki hubungan kuat dengan Trump ketika ia berupaya menengahi penyelesaian konflik Pakistan-India tahun lalu.

"Dia fantastis, dan karena itu kemungkinan besar kami akan kembali ke sana," kata Trump.

Sekitar satu jam sebelum pernyataan tersebut, Trump berusaha meredam prospek kembalinya perundingan ke Pakistan, dengan mengatakan kepada Post dalam panggilan telepon terpisah.

“Kami mungkin akan pergi ke lokasi lain. Kami sudah mulai memikirkan lokasi lain (untuk perundingan),” ujarnya.

Tidak jelas apa yang berubah antara kedua panggilan telepon tersebut.

Seorang pejabat Gedung Putih secara terpisah mengonfirmasi bahwa pembicaraan lanjutan dengan Iran masih dipertimbangkan menjelang potensi berakhirnya gencatan senjata jangka pendek minggu depan.

"Pembicaraan selanjutnya sedang dibahas tetapi belum ada yang dijadwalkan saat ini," kata pejabat tersebut.

Perang yang melibatkan Iran, AS, dan Israel telah memicu lonjakan harga minyak dunia karena blokade Teheran di Selat Hormuz.

Namun, ketika perundingan pertama Iran-AS di Islamabad pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade jalur maritim strategis tersebut.

Trump mengecam negara-negara Eropa karena menolak ikut serta dalam upaya membuka kembali Selat Hormuz.

Sebaliknya, banyak pemimpin Eropa justru menyalahkan Trump karena mulai memerangi Iran tanpa berkonsultasi dengan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.