TransJakarta Kaji Elektrifikasi Mikrotrans, Kapasitas Baterai dan Jangkauan Jadi Tantangan Operasional

Rabu, 15 Apr 2026, 23:14 WIB

JAKARTA - TransJakarta menyatakan saat ini sedang mengkaji elektrifikasi armada Mikrotrans bersama Dinas Perhubungan agar dampak layanan tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat ketika teknologi itu diterapkan pada angkutan umum tersebut.

Spesialis Utama Transformasi dan Manajemen Perubahan TransJakarta Gatot Indra Koswara saat diskusi di Jakarta, Rabu (15/4), mengatakan tantangan utama penggunaan bus listrik pada segmen bus kecil terletak pada kapasitas baterai dan jangkauan operasional harian yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan layanan Mikrotrans.

Sementara untuk bus besar berukuran 13 hingga 18 meter, armada tersebut sudah  siap secara teknis dan TransJakarta sudah memiliki data-data implementasi bus listrik selama empat tahun, yang dinilai baik dari segi performa, baterai dan capaian kilometer.

"Tapi, memang untuk bus medium dan Mikrotrans ini yang sampai saat ini kami masih mencoba mencari cara, bagaimana supaya ini bisa terealisasi dan bisa dirasakan layanannya di masyarakat," ujar Gatot.

TransJakarta masih mempertimbangkan apakah elektrifikasi pada bus kecil akan dilakukan secara menyeluruh atau dimulai dengan skema proyek percontohanseperti yang pernah diterapkan pada tahap awal pengembangan bus listrik pada armada bus besar.

Selain aspek teknis kendaraan, kesiapan infrastruktur juga menjadi perhatian. Rencana pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah terminal oleh Dishub disebut dapat menjadi salah satu faktor pendukung agar elektrifikasi Mikrotrans dapat berjalan lebih optimal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan operasional 10.000 unit bus listrik untuk armada TransJakarta pada 2030. Hingga saat ini, total bus listrik TransJakarta yang telah beroperasi mencapai sekitar 500 unit.

TransJakarta berencana melakukan peremajaan pada lebih dari 1.000 unit armadanya tahun ini, mencakup bus gandeng, bus besar, dan armada Mikrotrans yang jumlahnya menjadi porsi terbesar.

Peremajaan dilakukan untuk armada yang telah memasuki batas maksimum usia operasionalnya, yakni tujuh tahun untuk bus kecil dan 10 tahun untuk bus besar.

Menurut Gatot, peremajaan dilakukan untuk 108 unit bus artikulat (bus gandeng), bus single 100 unit dan Mikrotrans 972 unit.

"Totalnya kalau dengan bus kecil bisa seribu lebih, mudah-mudahan mulai beroperasi di bulan Februari atau Maret tahun depan," kata Gatot. Ant

Ket. Foto: Bus transjakarta dan mikrotrans melintas di kawasan Stasiun Gondangdia, Jakarta. — Sumber: ANTARA/Rara Candrika

  • mikrotrans jakLingko

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.