Pilpres Peru Kemungkinan Berlanjut ke Putaran Kedua

Selasa, 14 Apr 2026, 04:22 WIB

LIMA - Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa Keiko Fujimori, putri sulung mantan mendiang Presiden Alberto Fujimori, memimpin pemilihan presiden Peru dengan sekitar 16 persen suara.

Sebanyak 35 kandidat bersaing dalam pemilihan terbaru, tetapi kemungkinan besar tidak ada yang akan melewati ambang batas 50 persen pada putaran pertama pemu­ngutan suara. Dalam skenario tersebut, dua kandidat yang menerima suara terbanyak akan maju ke pemilihan putaran kedua yang dijadwalkan pada Juni.

Ket. Foto: Keiko Fujimori. — Sumber: AFP

Pemungutan suara berlangsung pada Minggu (12/4) dan penghitungan suara masih berlanjut di seluruh Peru.

Keiko Fujimori, 50 tahun, mencalonkan diri untuk keempat kalinya sebagai presiden. Dalam kampanyenya, ia menyerukan peningkatan langkah-langkah keamanan dan mengakhiri kekacauan politik. Dalam tiga pemilihan se­belumnya, ia kalah di putaran kedua.

“Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa kandidat lainnya berada dalam persaingan ketat. Rafael Lopez Aliaga, pengusaha dan mantan Wali Kota Lima, serta Roberto Sanchez, mantan menteri perdagangan luar negeri dan pariwisata, termasuk di antara pesaing utama Fujimori,” lapor kantor berita NHK, Senin (13/4).

Peru terjebak dalam kekacauan politik sejak pemilihan presiden 2021 karena tiga presidennya secara berurutan dimakzulkan oleh parlemen.

Hasil akhir pemilihan presiden diperkirakan akan ­memakan waktu karena beberapa tempat pemungutan suara direncanakan akan melakukan pemungutan suara ­pada Senin karena mengalami masalah sehari se­belumnya. SB/NHK/I-1

  • pilpres

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.