Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 08:46 WIB | Oleh:
Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X Doc: humas pwi

YOGYAKARTA — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/2026). Pelantikan ini menjadi peristiwa bersejarah karena untuk pertama kalinya prosesi pengukuhan PWI DIY digelar di pusat pemerintahan daerah dan disaksikan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Ketetapan Pengukuhan Pengurus PWI DIY Masa Bakti 2025–2030 oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang menandai secara resmi legitimasi kepengurusan baru PWI DIY.

Ketua PWI DIY, Hudono, menyebut pelantikan di Kompleks Kepatihan sebagai simbol kuat dukungan Pemerintah Daerah DIY terhadap kebebasan pers yang berakar pada nilai Pancasila, etika, dan kepentingan publik.

“Ini pertama kalinya pelantikan PWI DIY dilaksanakan di Kompleks Kepatihan, di hadapan Sri Sultan HB X yang selama ini konsisten menegakkan kebebasan pers di Yogyakarta dan Indonesia. Pers harus berakar pada Pancasila, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujar Hudono.

Ia menegaskan bahwa momentum ini menjadi tonggak penting bagi gerak pers di DIY untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan.

“Kami berikhtiar mewujudkan pers yang bermartabat di Yogyakarta,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan apresiasi atas penghormatan yang diberikan Sri Sultan HB X dengan memfasilitasi pelantikan di Kantor Gubernur DIY.

“DIY sangat istimewa. Ia memiliki sejarah panjang perjuangan bangsa dan menjadi pusat peradaban Jawa yang menginspirasi Indonesia. Nilai budaya ini sejalan dengan nilai-nilai perjuangan PWI,” kata Munir yang juga Ketua Dewas LKBN Antara.

Munir mengingatkan bahwa PWI yang lahir di Solo pada 9 Februari 1946, setahun setelah kemerdekaan Indonesia, sejak awal hadir sebagai bagian dari perjuangan bangsa melalui informasi yang mencerdaskan.

“Di tengah disrupsi informasi yang sangat pesat, wartawan harus tetap menjadi insan perjuangan. Kita menghadapi ancaman bencana informasi yang bisa mengganggu keberlangsungan bangsa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya posisi Yogyakarta sebagai Kota Pers Pancasila, yang menempatkan Pancasila sebagai benteng profesionalisme, martabat, dan marwah pers di tengah kuatnya pengaruh media sosial dan arus informasi tanpa batas.

Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab pers di tengah derasnya arus informasi real-time dan logika viralitas.

“Kemerdekaan pers harus berjalan beriringan dengan integritas, kebijaksanaan, serta kesadaran penuh atas dampak sosial dari setiap informasi yang diproduksi dan dikonsumsi di ruang publik,” ujar Sri Sultan.

Sri Sultan mengingatkan bahwa mutu sebuah kabar ditentukan oleh kejernihan sumber, ketepatan cara, dan kebersihan niat. Ia menegaskan bahwa pers yang bermartabat tidak semata-mata diukur dari kecepatan, tetapi dari kedalaman dan ketepatan informasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.