Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Budaya Betawi Sukapura Jadi Tempat Lahirnya Produk Batik dan Ruang Pelestarian Budaya

📅 Senin, 13 Apr 2026, 17:46 WIB | Oleh:
Kampung Budaya Betawi Sukapura Jadi Tempat Lahirnya Produk Batik dan Ruang Pelestarian Budaya Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Peluncuran Batik Sukapura di Kampung Budaya Betawi, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

JAKARTA - Ketua Yayasan Kampung Budaya Betawi Sukapura Yusriah Dzinnun mengatakan Kampung Budaya Betawi Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara merupakan ruang pelestarian adat dan budaya Betawi di DKI Jakarta,

“Kampung Budaya Betawi Sukapura telah berjalan hampir dua tahun sebagai hasil inisiasi bersama berbagai pihak termasuk tokoh Betawi se-Jabodetabek,” kata dia di Jakarta, Senin (13/4).

Menurut dia, berbagai kegiatan rutin telah digelar, seperti pelatihan budaya Betawi bagi generasi muda sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam melestarikan budaya lokal.

Yusriah mengatakan salah satu produk yang dihasilkan dari Kampung Budaya Betawi Sukapura adalah lahirnya produk batik Betawi Sukapura.

Batik Betawi Sukapura mengangkat motif dari lingkungan sekitar, seperti daun kelor, daun jarak, sayur asem, dan lainnya.

Pihaknya sangat fokus pada pelestarian budaya Betawi dan ke depan berencana membangun pendopo di sisi timur serta menghadirkan perpustakaan sebagai pusat literasi budaya.

Sebelumnya, peluncuran batik Betawi khas Sukapura di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jumat (10/4) dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni khas Betawi, seperti gambang kromong, tari ondel-ondel, serta peragaan busana batik Betawi Sukapura.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan peluncuran ini menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya Betawi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan fasilitas agar kegiatan seni dan budaya dapat berlangsung lebih optimal.

Dirinya berharap kegiatan membatik dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar. Menyambut peringatan 500 tahun Jakarta pada tahun mendatang, ia mendorong para perajin, khususnya kaum ibu, untuk berkreasi menciptakan motif batik khas bertema lima abad Jakarta.

“Semoga apa yang kita bangun bersama ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari kita bangun Jakarta secara bersama-sama,” Wagub Rano. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Tuntas Evakuasi Kecelakaan ...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.