Probolinggo Punya Cara Seru Kenalkan Wisata Lewat Bromo Medic Run
Minggu, 12 Apr 2026, 21:10 WIBPROBOLINGGO â Sekarang banyak daerah mulai sadar kalau olahraga itu bukan cuma soal sehat, tapi juga bisa jadi daya tarik wisata yang seru.
Bayangin ikut event lari di pinggir pantai, gowes di jalur pegunungan, atau turnamen olahraga yang dikemas sekalian jadi ajang liburanâpengalaman yang didapat jadi beda banget.
Dengan mengoptimalkan sport tourism, daerah bisa menarik lebih banyak pengunjung sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Mulai dari penginapan, kuliner, sampai UMKM ikut kecipratan manfaatnya. Jadi, olahraga bukan cuma bikin badan bugar, tapi juga bikin destinasi makin hidup dan ramai.
Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyebutkan bahwa kegiatan Bromo Medic Run 2026 dapat menjadi "sport tourism" di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang dapat mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi di wilayah setempat.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo menggelar Bromo Medic Run 2026 dengan jumlah peserta hampir seribu orang dari berbagai daerah memadati kawasan wisata Jembatan Kaca Seruni Point Bromo di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Minggu (12/4).
"Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan konsep pengembangan pariwisata daerah berbasis 'nature', 'culture' dan 'sport tourism'," kata Mohammad Haris dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut.
Udara sejuk pegunungan dengan panorama khas Gunung Bromo menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Keindahan alam yang memukau berpadu dengan semangat olahraga menjadikan ajang itu tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan.
"Kami punya banyak potensi, mulai dari danau hingga air terjun. Semoga kegiatan itu menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menikmati keberagaman destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo," tuturnya.
Sementara Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi mengatakan Bromo Medic Run tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan wisata daerah.
"Kegiatan itu merupakan bentuk komitmen kami dalam mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga, sekaligus menikmati keindahan alam Kabupaten Probolinggo," katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang berdampak positif bagi kesehatan dan pariwisata daerah.
Melalui Bromo Medic Run 2026, Pemkab Probolinggo berharap "sport tourism" dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pengungkit promosi daerah, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Bromo dan sekitarnya.
- sport tourism
- Bromo Medic Run 2026
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Tiongkok Terbukti Tangguh Sepanjang 2025
-
Wisatawan Nusantara Menjadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran
-
Netflix Mundur dari Kesepakatan Warner Bros, Membuka Jalan bagi Paramount
-
Tarif Listrik di Turki Bakal Naik 25 Persen
-
Perkuat Sinergi BUMN, HK Realtindo Gandeng InJourney Hospitality Kelola Up Peak Hotel Semarang
-
Pramono Pastikan Korban Longsor TPST Bantargebang Mendapat Perawatan dan Santunan
-
“One Way” Nasional Arus Balik Diberlakukan Seiring peningkatan Lalu Lintas ke Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.