Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Patra Niaga: STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 08:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Patra Niaga: STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG Doc: ANTARA
Ket. Kapal tanker induk Ship-to-Ship (STS) Kalbut siap mendistribusikan LPG di perairan Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026)

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menyebutkan keberadaan infrastruktur Ship-to-Ship (STS) Kalbut di Situbondo, Jawa Timur, menjadi urat nadi distribusi LPG dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/4), mengatakan pihaknya menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan distribusi energi yang andal, aman, dan merata di seluruh Indonesia.

Sebagai subholding downstream, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta memastikan keberlanjutan pasokan energi, khususnya LPG, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok negeri.

Ia menegaskan keandalan distribusi energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan.

"Kami berkomitmen menjaga pasokan LPG nasional terus tersalurkan dan terdistribusi secara merata. Melalui dukungan infrastruktur seperti STS Kalbut, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara optimal, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional," ujar Roberth.

Dalam implementasinya, Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi LPG nasional melalui optimalisasi sarana terintegrasi, mulai dari ketersediaan armada kapal untuk distribusi laut, skid tank untuk distribusi darat, hingga peningkatan pengawasan di SPPBE, agen dan pangkalan resmi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga serta distribusi berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Roberth melanjutkan upaya tersebut didukung oleh keberadaan mothership STS Kalbut yang berperan sebagai pusat layanan transfer LPG utama di perairan Teluk Kalbut, Situbondo.

Fasilitas strategis ini menjadi simpul distribusi penting dalam proses bongkar muat LPG dari kapal tanker induk (mothership) ke kapal yang lebih kecil untuk selanjutnya disalurkan ke berbagai wilayah.

STS Kalbut yang telah beroperasi sejak 1995 dengan luas area laut mencapai 3,92 km2 merupakan bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi dan memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi menyampaikan STS Kalbut tidak hanya menopang distribusi LPG di Jawa Timur, tetapi juga menjangkau wilayah yang lebih luas.

"Eksistensi STS Kalbut merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya Jawa Timur, tetapi juga mencakup Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi," ujarnya.

Di wilayah Jatimbalinus, STS Kalbut mendukung distribusi ke Terminal LPG Surabaya, Terminal LPG Tanjungwangi, Terminal LPG Manggis, Terminal LPG Ampenan, dan Terminal LPG Bima dengan kapasitas suplai reguler yang bervariasi, mulai dari 1.700 metrik ton hingga 10.000 metrik ton.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan LPG di Jawa Timur, pada 8 April 2026 telah sandar kapal kargo dengan muatan sebesar 44.839 metrik ton di STS Kalbut yang selanjutnya didistribusikan ke berbagai terminal, antara lain Gresik dengan muatan 10.000 metrik ton, ditambah suplai dari kilang TPPI sebesar 1.000 metrik ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.