Menguatkan Peran TKPK dalam Mempercepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Minggu, 12 Apr 2026, 23:57 WIB

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memfokuskan penguatan peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem melalui integrasi program lintas sektor.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti di Cibinong, Minggu, menjelaskan, langkah tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi antar perangkat daerah, lembaga non-pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat agar penanganan kemiskinan berjalan terpadu dan tepat sasaran.

Ket. Foto: Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti dalam dalam rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: Antara

Ia mengatakan penguatan TKPK menjadi kunci dalam memastikan seluruh intervensi penanggulangan kemiskinan dapat berjalan efektif dan terintegrasi.

“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan orkestrasi yang kuat melalui TKPK agar seluruh intervensi lintas sektor dapat terintegrasi, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Titi.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan workshop bersama Yayasan Relief Islami Indonesia, pemerintah daerah mendorong peningkatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam upaya pemberdayaan masyarakat miskin.

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, serta memastikan setiap intervensi memiliki target yang jelas dan terukur.

Selain itu, Pemkab Bogor juga memperkuat pendekatan graduasi sebagai strategi utama dalam penanggulangan kemiskinan, yakni tidak hanya memberikan bantuan, tetapi mendorong kemandirian masyarakat agar dapat keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.

Ke depan, pemerintah daerah menekankan pentingnya integrasi data kemiskinan, penajaman sasaran rumah tangga miskin ekstrem, serta penguatan monitoring dan evaluasi berbasis hasil.

Seluruh upaya tersebut membutuhkan kolaborasi multipihak dengan TKPK sebagai pusat koordinasi agar program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif.

Titi menambahkan, dengan penguatan peran TKPK dan dukungan seluruh pihak, Pemkab Bogor optimistis target penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai.

“Kolaborasi adalah kunci. Dengan memperkuat peran TKPK dan dukungan seluruh pihak, kita optimistis upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.

  • kemiskinan ekstrem

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.