Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar untuk Bangun Jembatan Junjung

Jumat, 10 Apr 2026, 08:46 WIB

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran Rp7,2 miliar untuk membangun kembali Jembatan Junjung yang patah sejak Desember 2024, sebagai upaya pemulihan akses infrastruktur warga.

Pelaksana tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, di Tulungagung, Kamis (09/4), mengatakan proyek pembangunan jembatan tersebut akan dimulai pada April 2026 setelah proses lelang selesai.

Ket. Foto: Kondisi Jembatan Junjung di Tulungagung, Jawa Timur, yang patah pada bagian tengah akibat tertimpa material kayu dan enceng gondok saat banjir pada 2024. — Sumber: ANTARA

"Pemenang proyek sudah ada, saat ini tinggal tahap kontrak kerja. Pengerjaan fisik mulai April," katanya.

Ia menjelaskan pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu tujuh bulan atau sebelum November 2026, dengan harapan dapat dipercepat agar akses masyarakat segera normal.

Dalam pembangunan ulang ini, konstruksi jembatan akan diubah menggunakan sistem balok gerber tanpa pilar tengah guna meningkatkan ketahanan terhadap banjir.

Menurut dia, desain tersebut dipilih untuk mengantisipasi kerusakan akibat material bawaan arus sungai seperti kayu dan enceng gondok yang sebelumnya menjadi penyebab utama rusaknya jembatan.

"Dengan konstruksi tanpa pilar tengah, risiko tersangkut material saat banjir bisa diminimalkan," ujarnya.

Pemerintah daerah juga menyiapkan anggaran sekitar Rp7,2 miliar dari APBD untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.

Dengan pembangunan ulang ini, diharapkan mobilitas warga kembali lancar tanpa harus memutar akibat putusnya akses jembatan.

  • Pemkab Tulungagung

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.