KAI Gandeng Kemenhub Kembangkan Lintas Bogor–Sukabumi, Siap Layani Jutaan Pelanggan

Jumat, 10 Apr 2026, 15:10 WIB

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada lintas Bogor Line yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek. Lonjakan jumlah penumpang ini mendorong urgensi pengembangan layanan, termasuk rencana elektrifikasi hingga Sukabumi.

Data KAI menunjukkan jumlah pengguna KRL Jabodetabek di Bogor Line terus meningkat setiap tahun. Pada 2022 tercatat 102.054.022 pelanggan, meningkat menjadi 133.040.885 pada 2023, lalu 145.920.264 pada 2024, dan mencapai 155.009.997 pelanggan pada 2025.

Ket. Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada lintas Bogor Line yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek. Lonjakan jumlah penumpang ini mendorong urgensi pengembangan layanan, termasuk rencana elektrifikasi hingga Sukabumi. — Sumber: Istimewa

Memasuki awal 2026, tren pertumbuhan masih berlanjut dengan jumlah penumpang mencapai 38.203.481 pelanggan sepanjang Januari hingga Maret. Kondisi ini memperlihatkan peran strategis Bogor Line sebagai tulang punggung transportasi massal di kawasan penyangga ibu kota.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat. Aktivitas tidak lagi terpusat di satu wilayah, melainkan semakin menyebar ke berbagai kawasan.

"Mobilitas masyarakat terus berkembang mengikuti aktivitas yang semakin tersebar. Layanan transportasi perlu bergerak seiring dengan perubahan tersebut agar dapat menjangkau kebutuhan masyarakat lebih luas," ujar Anne.

Saat ini, elektrifikasi lintas Jakarta Kota–Bogor telah mencapai 54,674 kilometer jalur ganda. Pengembangan ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, termasuk peningkatan infrastruktur dan sistem operasional.

Kondisi tersebut membuat layanan di lintas Bogor semakin andal dalam melayani volume penumpang yang besar. Efisiensi waktu tempuh dan peningkatan kapasitas menjadi faktor utama yang mendukung tingginya minat masyarakat.

Di sisi lain, potensi pertumbuhan juga terlihat pada lintas Bogor Paledang–Sukabumi melalui layanan KA Pangrango. Jumlah pelanggan meningkat dari 786.001 pada 2023 menjadi 874.789 pada 2024, dan melonjak hingga 1.109.398 pelanggan pada 2025.

Pada triwulan pertama 2026, jumlah pengguna di lintas tersebut telah mencapai 281.659 pelanggan. Hal ini menunjukkan kawasan Sukabumi semakin terhubung dengan pusat aktivitas, baik dari sisi hunian, pariwisata, maupun ekonomi.

"Tren di lintas Bogor hingga Sukabumi menunjukkan ruang pertumbuhan yang terus terbuka. Ini menjadi bagian dari arah pengembangan layanan ke depan, termasuk melalui penguatan berbasis elektrifikasi," tambah Anne.

Rencana elektrifikasi hingga Sukabumi diyakini akan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat. Mulai dari waktu tempuh yang lebih cepat, kapasitas angkut yang lebih besar, hingga frekuensi perjalanan yang lebih fleksibel.

Dampak pengembangan ini juga akan dirasakan pada pertumbuhan kawasan di sekitar jalur tersebut. Konektivitas yang semakin kuat diyakini mampu mendorong munculnya pusat ekonomi baru yang lebih merata.

Selain itu, akses transportasi yang semakin baik akan membuka peluang bagi masyarakat untuk memilih hunian yang lebih layak dan terjangkau. Hal ini juga berpotensi mengurangi kepadatan di pusat kota sekaligus menciptakan kawasan permukiman yang lebih tertata.

Arah pengembangan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam percepatan pembangunan perumahan rakyat. Integrasi antara transportasi dan hunian dinilai menjadi kunci dalam menciptakan tata kota yang berkelanjutan.

"Transportasi dan kawasan hunian saling terhubung dalam membentuk pola kehidupan masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin luas, pertumbuhan dapat berlangsung lebih merata, membuka ruang bagi kawasan-kawasan yang berkembang dengan lebih rapi, nyaman, dan semakin layak untuk ditinggali," tutup Anne.

KAI menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan untuk menghadirkan layanan transportasi yang adaptif terhadap dinamika mobilitas sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah yang lebih merata.

  • KAI
  • Kereta Bogor-Sukabumi
  • Commuter Line
  • KRL Bogor-Jakarta Kota
  • Elektrifikasi Kereta Api
  • Elektrifikasi Jalur Kereta Api
  • krl jabodetabek
  • krl commuter line

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

IQAir: Kualitas Udara di Jakarta saat Peringatan HUT RI Ternyata Tak Sehat

Bantu Korban di NTT, PT Pertamina Patra Niaga Donasikan Rp81/lt Tiap BBM

Tak Sabar Lihat Aksinya? Ini Formasi Lengkap Paskibraka Indonesia Berdaulat

Belajar dari Gempa NTT, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gempa  ‎

PLN Gerak Cepat! 11 Gardu Induk Utama Listrik Flores Berhasil Dipulihkan

Bikin Haru! Polres Bogor Renovasi 21 Rumah Warga untuk Rayakan HUT RI

Mensesneg: Presiden Prabowo Pertimbangkan ke NTT untuk Tinjau Penanganan Gempa

HUT RI Makin Meriah! Ma’ruf Amin hingga Dewi Soekarno Hadir di Upacara Kemerdekaan

Berikut Daftar Harga BBM di Hari Kemerdekaan RI Ke-81

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Wilayah Barat Indonesia pada Senin

Semarakkan HUT RI,  PT KAI Sumut Beri Diskon 17 Persen Tiket KA Sribilah

Detik-Detik Kereta Garuda Prabayaksa Bawa Bendera dan Teks Proklamasi ke Istana

Listrik Andal Dukung Kekhidmatan Malam Renungan Suci di TMP Kalibata.

Jelang Kirab HUT RI Ke-81, Warga Mulai Padati Kawasan Monas

Emas Makin Strategis! INDEF Soroti Perannya untuk Diversifikasi Cadangan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tak Main-Main! 13.859 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya Amankan HUT RI

Antisipasi Penjarahan Pascagempa, Polisi Tingkatkan Patroli di Sejumlah Lokasi Gempa Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.