Satu Korban Longsor di Mekar Rahayu Sumedang Belum Ditemukan, Tim SAR Terkendala Akses

Kamis, 09 Apr 2026, 18:39 WIB

SUMEDANG, JAWA BARAT - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan pencarian satu korban longsor di Desa Mekar Rahayu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada hari kedua operasi, Kamis.

Komandan Rescue Kantor SAR Bandung, Idham Pratama, di Sumedang, Kamis (9/4), mengatakan pencarian hari ini difokuskan menggunakan alat manual karena akses yang tidak bisa dijangkau alat berat.

Ket. Foto: Puluhan warga dan tim gabungan gotong royong melakukan proses pencarian korban longsor di Mekar Rahayu, Sumedang, Jawa Barat pada Kamis (9/4). — Sumber: ANTARA/Ilham Nugraha

"Kendala hari ini, peralatan yang digunakan masih manual, tidak bisa memakai alat berat, dan kemungkinan adanya longsor susulan. Namun kami tetap bekerja dengan memperhatikan keselamatan," ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa sebanyak tujuh personel Basarnas diterjunkan ke lokasi dan bergabung dengan aparat setempat serta puluhan relawan yang melakukan pencarian.

Ia menyebut pihaknya kini fokus memodifikasi aliran air yang berada di atas lokasi longsor guna memastikan keselamatan tim gabungan di area kerja pencarian.

"Sebelum bekerja, kami pastikan area kerja aman, termasuk aliran air yang sudah dimodifikasi agar tidak mengganggu proses pencarian," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR gabungan berupaya maksimal dalam proses pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi terus diperkuat guna mempercepat proses pencarian korban.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, termasuk BPBD dan potensi SAR di lapangan, agar proses pencarian dapat berjalan efektif dan korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Mekar Rahayu, Asep Suherman, menjelaskan kronologi longsor yang membuat korban tertimbun hingga saat ini.

Menurut Asep, air datang dengan cepat sehingga membawa material tanah dan bambu ke rumah korban dan menimbun korban yang merupakan satu dari empat penghuni rumah pada malam Rabu (8/4).

"Korban ini sedang tidur saat longsor terjadi, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri. Sementara istri dan anaknya bisa selamat," ujarnya.

Dalam pantauan wartawan, puluhan warga gotong royong membantu evakuasi korban yang diperkirakan tertimbun di bawah pohon bambu, dengan ketinggian material longsor mencapai sekitar 20 meter dari mahkota longsor.

Jalan menuju lokasi longsor yang sempit menjadi kendala utama bagi petugas dan saat ini BPBD dan Basarnas menggunakan penyemprotan serta peralatan manual untuk memudahkan akses menuju titik longsor. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Kapolres Metro Jakarta Pusat: 18.504 Personel Dikerahkan untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

Hari terakhir kompetisi robot humanoid di Beijing

Pemerintah Kota Tangerang Keluarkan SE Jemput Anak Sekolah pada 27–28 Agustus

Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon, ESGIN dan ASPEBINDO Jalin Kolaborasi Strategis

Cuaca Hari Ini: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang.

Jangan Sampai Terjebak! Demo di DPR Bikin Dishub DKI Siapkan Pengalihan Lalin

Darurat Listrik di NTT Usai Gempa, Kementerian ESDM Salurkan 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan

Sudin Gulkarmat: Kebakaran di Muara Angke Jakut, Dua Orang Luka-luka

Rentan terhadap Tekanan - 27 Agustus 2026

ULTIMA II Hadirkan Inovasi Skincare Terbaru, Perkuat Posisi di Industri Kecantikan

Cuaca Kamis Berubah-ubah! BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Berawan dan Hujan Ringan serta Hujan Lebat

Pemkab Bekasi Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Saluran Sekunder Balong Tua

Tak Mau Kecolongan, 200 Personel Gabungan Dikerahkan Cegah Massa ke Jakarta

Wakatobi Disuruh Meniru Produk Arak Bali oleh Wayan Koster

Robot Humanoid Bikin Geger! Kompetisi Berakhir dengan Sejumlah Rekor Baru

Pantas Menggunduli Indonesia, Vietnam Akhirnya Juara AFF 2026

Warga Gorontalo Tak Perlu Khawatir, Cadangan Beras Aman Sampai Akhir Tahun

Tak Perlu Beli Koloni Baru! Begini Cara Memperbanyak Lebah Madu Tetragonula

Bogor Lagi, Kasus Kanker Naik 138 Persen. Waspada!

Timor Leste Kepincut Sistem Pensiun ASN Indonesia, TASPEN Jadi Tempat Belajar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.