Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penggunaan SPKLU di Bali Naik 9 Kali Lipat saat Libur Nyepi dan Idul Fitri

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penggunaan SPKLU di Bali Naik 9 Kali Lipat saat Libur Nyepi dan Idul Fitri Doc: ANTARA
Ket. Satu unit kendaraan listrik sedang dicas di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Denpasar, Bali.

DENPASAR – PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, di Denpasar, Rabu (08/4), mengatakan selama periode 13 Maret hingga 5 April 2026, tercatat sebanyak 13.531 transaksi pengisian daya di SPKLU dengan total konsumsi energi mencapai 318.890,33 kWh.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 899 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencatat 1.355 transaksi, atau naik hingga sembilan kali lipat.

"Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan wisata di Bali," katanya

Eric menjelaskan peningkatan transaksi tersebut menjadi indikator positif atas berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Pulau Dewata.

Menurutnya, PLN terus memastikan ketersediaan dan keandalan SPKLU di berbagai titik strategis guna menunjang kenyamanan pengguna kendaraan listrik.

“Lonjakan transaksi SPKLU selama periode libur keagamaan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin menjadi pilihan masyarakat. PLN terus memastikan ketersediaan dan keandalan SPKLU di titik-titik strategis guna mendukung mobilitas yang nyaman dan ramah lingkungan,” ujarnya.

PLN juga mencatat tren pertumbuhan positif pada tahun sebelumnya, di mana transaksi SPKLU meningkat hingga 285 persen selama periode libur dan cuti bersama Nyepi serta Idul Fitri 2025.

Selain menjaga keandalan infrastruktur, PLN terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai lokasi strategis, seperti jalur wisata, pusat kota, hingga rest area.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik agar dapat melakukan perjalanan tanpa kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.

Ke depan, kata Eric, PLN UID Bali berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan infrastruktur SPKLU dan peningkatan kualitas layanan.

Upaya ini sejalan dengan dukungan terhadap percepatan transisi energi bersih serta pengembangan mobilitas berkelanjutan di Bali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.