BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem saat Masa Pancaroba

Rabu, 08 Apr 2026, 16:15 WIB

CILACAP -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, mengatakan masa pancaroba kerap ditandai dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi memicu kejadian ekstrem.

Ket. Foto: Hujan lebat disertai petir yang terjadi di Desa Wiradadi, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (6/4) sore. — Sumber: ANTARA/Sumarwoto

“Pada periode ini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Ia mencontohkan hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banyumas pada Senin (6/4), yang menunjukkan karakteristik cuaca ekstrem saat masa transisi musim.

Berdasarkan data curah hujan selama 24 jam terakhir yang tercatat pada Selasa (7/4), kata dia, beberapa wilayah di Banyumas dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada Senin (6/4).

“Hujan lebat tercatat terjadi di Rempoah, Cikidang, dan Sumbang, masing-masing sebesar 84 milimeter, 87 milimeter, dan 78 milimeter,” katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh faktor lokal atmosfer yang labil serta pemanasan permukaan yang cukup intens, sehingga pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) di wilayah Banyumas dan sekitarnya menjadi maksimal.

Akibatnya, kata dia, hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah dalam durasi relatif singkat namun dengan intensitas tinggi.

Selain itu, lanjut dia, BMKG juga memprakirakan potensi hujan lebat yang disertai petir masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada malam hingga dini hari.

“Kondisi atmosfer yang labil selama masa transisi menyebabkan pertumbuhan awan konvektif menjadi lebih aktif, sehingga berpotensi menimbulkan hujan lebat dalam durasi singkat,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan fenomena tersebut merupakan hal yang umum terjadi pada musim pancaroba yang kini telah mulai berlangsung di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Ia mengingatkan bahwa cuaca ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan dampak berupa pohon tumbang, genangan air, hingga gangguan aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah terbuka.

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat diminta untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca memburuk.

“Masyarakat juga diimbau untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar aman, seperti memangkas dahan pohon yang rapuh dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik,” katanya.

Menurut dia, nelayan dan pengguna jasa transportasi laut juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak.

Ia mengatakan, BMKG akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca secara berkala guna mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Dengan meningkatnya kewaspadaan, diharapkan potensi dampak dari cuaca ekstrem selama masa pancaroba dapat diminimalkan,” kata Teguh.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.