Misi Artemis II Melanglang Angkasa Paling Jauh dari Bumi
Selasa, 07 Apr 2026, 13:08 WIBJAKARTA â Berbagai perjalanan astronot telah sering terjadi. Namun, kali ini perjalanan para astront dalam misi Artemis II telah menjadi manusia yang melakukan perjalanan terjauh dari Bumi. Mereka menyelesaikan misi terbang lintas mengitari Bulan dan kini dalam perjalanan kembali, kata badan antariksa Amerika Serikat NASA, Senin (6/4).
Pesawat antariksa Orion yang mengangkut mereka mencapai jarak maksimum sekitar 252.756 mil atau 406.771 kilometer dari Bumi, mengalahkan rekor para antariksawan Apollo 13 pada tahun 1970, ucap NASA,
Dalam misi kali ini, tiga astronot AS yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan astronot Kanada Jeremy Hansen berhasil mengamati sisi jauh Bulan, yaitu permukaan Bulan yang tak pernah tampak dari Bumi. Mereka juga menyaksikan gerhana Matahari yang hanya dapat terlihat dari luar angkasa.
Pesawat tersebut juga melakukan pendekatan terdekat ke bulan pada jarak sekitar 4.067 mil atau 6.545 kilometer dari permukaan Bulan, sebelum memasuki lintasan perjalanan kembali ke Bumi, menurut NASA.
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
âSudah lama manusia tidak berada di sana, namun hal itu akan semakin sering terjadi karena kita akan melakukan banyak perjalanan,â kata Trump, seraya menambahkan bahwa para astronaut pada akhirnya akan âmelakukan perjalanan besar ke Mars.â
âMisi Anda membuka jalan bagi kembalinya Amerika Serikat ke permukaan bulan dalam waktu dekat,â ujarnya.
Sebelumnya, Â Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan bahwa misi antariksa Artemis II telah berhasil melalui tahap lepas landas dari Pusat Antariksa Kennedy di Florida, Rabu siang waktu setempat.
Misi tersebut menandai untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad umat manusia kembali terbang ke Bulan.
Roket Space Launch System (SLS) berhasil membawa empat antariksawan hingga ke orbit dengan selamat, dengan pesawat angkasa Orion saat ini berada dalam perjalanan mengitari Bulan dan kembali lagi ke Bumi.
Penerbangan antariksa tersebut dijadwalkan berlangsung selama 10 hari. Ada empat astronot yang terbang dalam misi kali ini. Mereka terdiri dari tiga astronot berkebangsaan AS dan seorang astronot Kanada.
Misi antariksa yang berjalan tersebut bertujuan untuk menguji sistem kunci yang diperlukan untuk eksplorasi angkasa luar oleh manusia di masa depan.
Peluncuran kali ini merupakan tonggak bersejarah dalam program Artemis oleh NASA, yang berupaya mendaratkan kembali manusia ke Bulan pada akhir dasawarsa ini dan, pada tahap berikutnya, mendukung penjelajahan antariksa secara lebih mendalam lagi
- Artemis II NASA
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Iklan Gratis, Viral Stoples Selai Coklat Melayang di Misi Artemis II - NASA Klarifikasi
-
Denmark Perkuat Militer di Greenland
-
Riset Harus Berdampak Nyata bagi Pembangunan Ekonomi
-
Manchester United Era Carrick Dimulai Lagi, Empat Skema Taktik Disiapkan untuk Derby Kontra City
-
Baru Lewati Orbit Bumi, Toilet $30 Juta Artemis II Bermasalah
-
Pertamina Tambah 710 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg di Jateng Dukung Kebutuhan Masyarakat saat Ramadan
-
Banyak Nilai Sejarah di Bandung Zoo, Ahli Harap Pemkot Bandung Tak Tutup Operasional Kebun Binatang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.