Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Mentan Pastikan Pangan Aman Meski Gejolak Global

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 16:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Mentan Pastikan Pangan Aman Meski Gejolak Global Doc: Antara
Ket. Tumpukan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Panaikang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4).

Makassar, Sulawesi Selatan - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan stok cadangan beras pemerintah, yang dikelola Perum Bulog, tetap stabil mencapai 4,5 juta ton di tengah gejolak Timur Tengah, sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga dan aman.

"(Stok beras pemerintah) sekarang kurang lebih 4,5 juta ton. Ini tertinggi selama republik ini berdiri. Jadi, nggak usah diragukan," kata Mentan di sela meninjau Gudang Bulog Panaikang bersama Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Marga Taufiq di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4).

Ia mengatakan lonjakan stok beras tersebut merupakan hasil nyata dari kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan produksi dalam waktu singkat, sehingga bisa mewujudkan swasembada komoditas tersebut.

Hal itu dapat tercapai dengan adanya kebijakan peningkatan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah Rp6.500 per kilogram, penurunan harga pupuk bersubsidi 20 persen, transformasi pertanian modern, dan berbagai kebijakan strategis lainnya.

"Sekarang ini, (sesuai) arahan Bapak Presiden Prabowo, program prioritas utama Presiden itu terbukti bisa menaikkan produksi beras dalam waktu yang singkat, hanya satu tahun," ujarnya.

Menurutnya, kondisi stok saat ini bahkan telah melampaui kapasitas gudang yang tersedia, sehingga pemerintah harus menambah ruang penyimpanan melalui skema sewa.

"Gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan, ke depan itu, dalam 10 hari, 20 hari, stok (beras) sudah 5 juta ton," ucapnya.

Mentan Amran pun menekankan bahwa capaian ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia.

"Pernah nggak dengar Republik Indonesia punya beras stok 5 juta ton? Jadi, nggak usah khawatir, pangan aman,” tegasnya.

Di tingkat daerah, peningkatan stok juga terlihat signifikan, khususnya di Sulawesi Selatan yang kini mencapai 761 ribu ton atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

"Di Sulawesi Selatan saja, dulu itu 300 ribu ton, hari ini (stok beras) 761 ribu ton, dua kali lipat. Stok seluruh Indonesia 4,5 juta ton. Dalam 20 hari lagi, 5 juta ton dan tidak menutup kemungkinan dua bulan ke depan 6 juta ton," jelasnya.

Untuk mendukung penyerapan hasil produksi petani, pemerintah juga terus memperluas kapasitas penyimpanan.

"Bayangkan, dulu gudangnya yang disewakan ke orang karena tidak ada isinya. Sekarang ini sewa gudang," ucap Amran.

Ia memastikan kondisi stok yang melimpah telah diverifikasi langsung melalui pengecekan menyeluruh di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Oppo A16
Oppo A16
05 Apr 2026, 16:30 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Oppo A16
Oppo A16
05 Apr 2026, 16:31 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Oppo A16
Oppo A16
05 Apr 2026, 16:31 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.